Film Pesta Babi dan Kisah Pembangunan Tanpa Antropology di Papua

photo author
Tim Warta Pesona 01, Warta Pesona
- Selasa, 19 Mei 2026 | 08:37 WIB

Inilah yang saya sebut sebagai engineering without anthropology. Pembangunan yang menganggap manusia sekadar variabel statistik.

Padahal manusia bukan angka. Manusia adalah memori, identitas, luka, dan harapan.

Papua membutuhkan revisi pembangunan: dari engineering without anthropology menjadi engineering with anthropology.

Tiga hal ini masih bisa dikerjakan, merevisi model pembangunan sekarang ini agar ramah kepada  masyarakat lokal.

Pertama, membangun Community Sovereign Fund untuk masyarakat adat Papua.

Bukan CSR musiman. Tetapi dana abadi masyarakat adat yang bersumber dari keuntungan proyek pangan, bioenergi, karbon, atau sawit.

Sebagian laba perusahaan harus masuk ke dana bersama yang dikelola transparan oleh tokoh adat, gereja, perempuan Papua, akademisi, dan generasi muda.

Dana ini dipakai untuk pendidikan, rumah sakit, internet desa, modal usaha lokal, hingga perlindungan budaya dan hutan adat.

Jika tanah Papua menghasilkan kekayaan, masyarakat Papua harus menjadi pemilik masa depan ekonomi itu. Bukan sekadar penerima kompensasi.

Kedua, masyarakat adat harus menjadi mitra utama pembangunan.

Selama ini masyarakat sering hanya diberi sosialisasi setelah keputusan selesai dibuat.

Padahal mereka memiliki pengetahuan ekologis yang sangat dalam tentang hutan, rawa, sungai, dan tanah Papua.

Setiap proyek strategis nasional harus melibatkan sistem co-governance.

Masyarakat adat ikut menentukan wilayah yang boleh dibuka, kawasan sakral yang dilindungi, pola rekrutmen tenaga kerja, hingga distribusi keuntungan.

Perusahaan tidak cukup memiliki engineer dan konsultan finansial. Mereka juga harus memiliki antropolog sosial.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: IRA WP

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Simpul Nominee Rumah Sentul

Kamis, 16 Juli 2026 | 08:55 WIB

Jawaban Awal Seputar Jaksa

Sabtu, 11 Juli 2026 | 07:22 WIB

“Seandainya saya Jaksa Agung”

Kamis, 9 Juli 2026 | 14:12 WIB

Mengapa Manusia Suka Menonton Sepak Bola?

Selasa, 7 Juli 2026 | 06:43 WIB

Hantu Selembar Ijazah

Senin, 6 Juli 2026 | 07:06 WIB

Melampaui Hukum

Rabu, 1 Juli 2026 | 08:26 WIB

Negara Bukan Pemilik Tanah Adat

Rabu, 1 Juli 2026 | 07:05 WIB
X