Pertanyaan itulah yang sedang kami teliti. Mungkin beberapa dekade dari sekarang, sejarah akan mencatat bahwa pada masa inilah dunia mulai menyadari lahirnya bentuk kerentanan yang sama sekali baru: kerentanan digital, kerentanan algoritmik, dan kerentanan yang perlahan membentuk wajah kelas sosial baru.
Karena setiap peradaban tidak dikenang oleh kecanggihan teknologi yang diciptakannya, melainkan oleh sejauh mana teknologi itu tetap memuliakan manusia.
Menghadapi DVC, negara tidak bisa lagi memakai regulasi perburuhan usang. Diperlukan undang-undang transparansi algoritma yang memaksa platform membuka parameter sistemnya, memberikan hak banding manusiawi atas pembekuan akun, serta menjamin portabilitas data reputasi pekerja.
Langkah ini penting agar mitigasi risiko tidak melulu menjadi beban individu pekerja, melainkan tanggung jawab bersama demi mewujudkan ekosistem digital yang adil dan memanusiakan manusia.
Di masa lalu, orang miskin takut kehilangan tanah. Buruh takut kehilangan pabrik. Hari ini, kelas digital yang rentan takut kehilangan akses ke platform dan algoritma.***
Referensi
- Standing, Guy. The Precariat: The New Dangerous Class. Bloomsbury Academic, 2011.
- Zuboff, Shoshana. The Age of Surveillance Capitalism: The Fight for a Human Future at the New Frontier of Power. PublicAffairs, 2019.
- Marx, Karl. Capital: A Critique of Political Economy, Volume I. Penguin Classics, edisi modern berdasarkan terbitan pertama 1867.
- Weber, Max. Economy and Society. University of California Press, 1978.
- Castells, Manuel. The Rise of the Network Society. Wiley-Blackwell, Second Edition, 2010.
- Srnicek, Nick. Platform Capitalism. Polity Press, 2017.
- Scholz, Trebor, ed. Digital Labor: The Internet as Playground and Factory. Routledge, 2013.
- Casilli, Antonio A. Waiting for Robots: The Hired Hands of Automation. University of Chicago Press, 2021.
- LSI Denny JA, Divisi Khusus. Laporan Focus Group Discussion: Digital Vulnerable Class (DVC), Eksplorasi Kerentanan Pekerja Platform dan Potensinya sebagai Cikal Bakal Kelas Sosial Baru. Jakarta, Juli 2026.
- LSI Denny JA, Divisi Khusus. Data Koding Enam Dimensi DVC. Jakarta, Juli 2026.
- LSI Denny JA, Divisi Khusus. Catatan Temuan FGD DVC. Jakarta, Juli 2026.
Artikel opini tersebut tidak mewakili pandangan redaksi
Artikel Terkait
Lebih Dari Sekadar Sebuah Ruang: Curated living hadir di ASHTA District 8
Persib Bandung Ikat Kontrak Pemain Timnas Indonesia Ragnar Oratmangoen Sampai 2029
Piala Dunia 2026: Maroko ke Perempatfinal Setelah Menyingkirkan Kanada
Piala Dunia 2026: Prancis Menantang Maroko di Perempat Final
Papua Pegunungan Membangun Koperasi Untuk Menampung Hasil Bumi Masyarakat