Tan Malaka dan Pelajaran Tentang Organisasi Rakyat

photo author
Tim Warta Pesona 01, Warta Pesona
- Minggu, 31 Mei 2026 | 09:34 WIB
Zul Arifin Tan.
Zul Arifin Tan.

Ia juga mengingatkan bahwa teori tidak boleh diperlakukan seperti kitab suci yang berlaku sama di semua tempat.

Baca Juga: Tiga Juta Rumah Yang Wajib Eco-conscious

Indonesia bukan Rusia.

Petani Jawa bukan buruh pabrik Petrograd.

Kondisi masyarakat Indonesia memiliki sejarah, budaya, dan kenyataan yang berbeda.

Oleh karena itu, strategi perjuangan juga harus lahir dari pengalaman rakyat Indonesia sendiri.

Inilah salah satu pesan terpenting dari pidato Tan Malaka di Komintern. Ia tidak menolak teori, tetapi ia menolak menjadikan teori lebih penting daripada rakyat.

Bagi Tan Malaka, perjuangan harus dimulai dari kenyataan yang dihadapi rakyat sehari-hari.

Organisasi harus memahami cara berpikir rakyat, bahasa rakyat, budaya rakyat, dan harapan rakyat.

Tanpa itu, organisasi hanya akan menjadi kelompok kecil yang sibuk berbicara tentang rakyat tanpa benar-benar mendengar rakyat.

Di sinilah letak pentingnya pendidikan organisasi.

Belajar teori memang penting. Membaca sejarah juga penting. Tetapi semuanya harus membantu kita memahami kenyataan yang kita hadapi hari ini.

Bagi gerakan pekerja, pelajaran ini sangat berharga.

Persatuan tidak dibangun dengan menyeragamkan semua orang. Persatuan dibangun dengan menemukan kepentingan bersama di tengah berbagai perbedaan.

Oleh karena itu, organisasi pekerja harus menjadi rumah bagi seluruh pekerja yang ingin memperjuangkan keadilan, tanpa terjebak pada sekat-sekat yang justru melemahkan kekuatan kolektif.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: IRA WP

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Simpul Nominee Rumah Sentul

Kamis, 16 Juli 2026 | 08:55 WIB

Jawaban Awal Seputar Jaksa

Sabtu, 11 Juli 2026 | 07:22 WIB

“Seandainya saya Jaksa Agung”

Kamis, 9 Juli 2026 | 14:12 WIB

Mengapa Manusia Suka Menonton Sepak Bola?

Selasa, 7 Juli 2026 | 06:43 WIB

Hantu Selembar Ijazah

Senin, 6 Juli 2026 | 07:06 WIB

Melampaui Hukum

Rabu, 1 Juli 2026 | 08:26 WIB

Negara Bukan Pemilik Tanah Adat

Rabu, 1 Juli 2026 | 07:05 WIB
X