Lebih dari seratus tahun setelah pidato itu disampaikan di Moskow, pesan Tan Malaka masih terasa relevan: Kekuatan rakyat lahir dari persatuan. Dan persatuan hanya mungkin terbangun jika kita menghormati rakyat sebagaimana adanya, bukan sebagaimana yang kita inginkan.
Sejarah mengajarkan bahwa gerakan yang besar bukanlah gerakan yang berhasil memenangkan semua perdebatan, melainkan gerakan yang berhasil menyatukan rakyat untuk memperjuangkan kepentingan bersama.
Itulah warisan pemikiran Tan Malaka yang masih layak kita renungkan sampai hari ini.***
*Zul Arifin Tan ialah aktivis dan penulis
Artikel Terkait
Macron dan Prabowo Mencari Jalan Merdeka di Dunia Yang Terbelah
Tiga Juta Rumah Yang Wajib Eco-conscious
Perempuan Muda Yang Meninggal di Hotel di Kebayoran Baru Jakarta Selatan adalah Korban Pembunuhan
Persib Bandung dan Borneo FC Wakili Indonesia di Turnamen ASEAN Club Championship 2026/2027
Tangis KDM: Air Mata Batin Harapan Rakyat