WartaPesona.com - Iran meminta sekutunya di Yaman, kelompok perlawanan Houthi untuk menutup jalur minyak Laut Merah jika Amerika Serikat menyerang infrastruktur energi Teheran.
Demikian kantor berita Reuters, Jumat 17 Juli 202 mengutip sumber yang adalah pejabat senior Iran Kamis waktu setempat.
Menurut sumber tersebut, Iran telah memberi tahu Houthi agar menutup Lauat Merah yang menjadi jalur minyak di kawasan Timur Tengah menuju belahan dunia di Eropa.
Baca Juga: Pak Polisi! Penjambret Berkeliaran di Jalan HR Rasuna Said Jakarta yang Sudah Berwajah Baru
Meski demikian Kementerian Luar Negeri Iran dan juru bicara Houthi belum memberikan tanggapan terhadap kabar tersebut.
Sumber lainnya yang dekat dengan Houthi mengungkapkan bahwa kelompok yang didukung oleh Iran itu telah menyelesaikan persiapan untuk menyerang kapal-kapal di Laut Merah.
Houthi telah mengerahkan peluru kendali (Rudal) dan drone di dekat Selat Bab el-Mandeb, yang menjadi gerbang menuju Laut Merah.
Houthi sedang menunggu perintah untuk memulai serangan tersebut.
Baca Juga: Argentina Tajam di Depan, Spanyol Kuat di Belakang
Ancaman terhadap Laut Merah dan Selat Bab el-Mandeb berisiko memperburuk krisis energi global, yang dipicu penutupan Selat Hormuz oleh Iran dan menggarisbawahi risiko eksplosif yang berasal dari babak baru konflik.
Dengan Selat Hormuz telah ditutup aksesnya, serangan Houthi terhadap kapal atau pelabuhan di Laut Merah akan mengganggu dua jalur ekspor minyak utama Timur Tengah secara bersamaan.
Situasi ini berpotensi membuka front baru dalam krisis energi dan konflik Iran yang lebih luas dengan Amerika.
Perwakilan Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) telah ada di Yaman dan akan mengendalikan keputusan untuk menutup Selat Bab el-Mandeb.***
Artikel Terkait
Bali United Selenggarakan Doa Bersama Tirta Yatra, Pemain Asing Peroleh Pengalaman Baru
Festival Ciliwung Diramaikan Pasar Rakjat Tempo Doeloe 25 Juli 2026
Penegak Hukum Rusia Memberangus Komunitas dan Propaganda LGBTQ
Pemain Timnas Indonesia Tim Geypens Berlabuh ke Bali United
Pemain Sepak Bola Eropa Timur Makin Berebut Berkarier di Liga Indonesia