WartaPesona.com – Sekutu Iran di Yaman Houthi, Senin 13 Juli 2026 malam melancarkan serangan ke Arab Saudi bagian selatan untuk membalas serangan udara ke Bandar Udara Internasional Sanaa di Yaman bagian selatan.
Kelompok Houthi yang pro Iran meluncurkan peluru kendali (Rudal) balistik dan drone ke Bandar Udara Abha di wilayah selatan Arab Saudi.
Situasi ini menandai berakhirnya fase deeskalasi dan membuka babak baru eskalasi konflik, dengan ancaman serangan lebih lanjut yang bisa meluas ke infrastruktur vital Saudi.
Baca Juga: Pemain Sepak Bola Bertubuh Jangkung Mitchell Baker Jadi WNI
Pemerintah Yaman yang berbasis di Aden mengklaim serangan ke Bandar Udara di Sanaa adalah untuk mencegah pesawat Iran melanggar wilayah udara, sedangkan Houthi menyebut pendaratan pesawat Iran di Bandar Udara Hodeida sebagai kemenangan simbolis.
Dunia sekarang ini menyoroti Yaman dan Saudi, dua negara yang kembali berada di ambang perang terbuka, dengan risiko besar terhadap stabilitas regional dan krisis kemanusiaan yang semakin parah.***
Sumber
1. Al Jazeera
2. Reuters
3. Associated Press (AP)
4. BBC News
5. The Guardian
Artikel Terkait
Puluhan Orang Meninggal Dalam Kebakaran di Klub Malam Rong Beer Na Lat Phrao Bangkok
Iran Menyerang Aset Militer Amerika di Bahrain
Laki-laki Diduga Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi di Bandung Meninggal di Area Parkir
Media Iran Publikasikan Daftar Tokoh Yang Harus Dimusnahkan: Ada Donald Trump, Emmanuel Macron, dan Benjamin Netanyahu
Deri Corfe, Dari PSIM Yogyakarta Berlabuh ke Klub Liga 2 PSIS Semarang