WartaPesona.com - Presiden Prabowo Subianto meminta aparatur negara mulai birokrat, militer, kepolisian, sampai kejaksaan agar berintrospeksi dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab mereka kepada rakyat.
Peringatan Prabowo ini dia sampaikan ketika meresmikan lima bendungan yang dipusatkan di Bendungan Meninting, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, Jumat 10 Juli 2026.
Prabowo mengingatkan bahwa fasilitas dan jabatan yang melekat kepada aparatur adalah dari rakyat.
Baca Juga: Persija Jakarta Memperkuat Barisan Belakang dengan mendatangkan Pemain Asal Kroasia Denis Kolinger
"Bintangmu dari rakyat, sepatumu dari rakyat, topimu dari rakyat,” kata Prabowo tegas.
Ia menekankan agar aparatur tidak melawan kehendak rakyat yang menginginkan pemerintahan bersih dari korupsi dan penipuan.
"Rakyat tidak ingin korupsi dibiarkan, rakyat tidak ingin penipuan-penipuan dilanjutkan," katanya.
Prabowo menegaskan pentingnya menegakkan hukum secara adil tanpa membedakan latar belakang seseorang.
Baca Juga: Piala Dunia 2026: Spanyol Menantang Prancis di Semifinal
Terkini, sedang terjadi penegakan hukum secara sporadis. Kejaksaan Agung mengusut tindak pidana korupsi di lingkungan Badan Gizi Nasional yang melibatkan pejabat dari kalangan kepolisian maupun purnawirawan TNI.
Kepolisian pun tidak kalah gesitnya dengan menggeledah rumah yang diduga milik pejabat teras kejaksaan.***
Artikel Terkait
Kabar Duka, Pengusaha dan Politikus Rachmat Gobel Meninggal
Rusia Serang Pabrik Senjata Ukraina di Tengah Pertemuan NATO
Ditemukan Cadangan Emas dan Mineral di Pegunungan Papua
Bupati Sukoharjo Etik Suryani Dikabarkan Terjaring OTT KPK
Kedutaan Besar Iran Berbelasungkawa Meninggalnya Pengusaha Rachmat Gobel