Gubernur Matius D Fakhiri Berdiskusi dengan Menlu Sugiono Menjadikan Papua Sebagai Gerbang Indonesia ke Pasifik

photo author
Tim Warta Pesona 01, Warta Pesona
- Jumat, 3 Juli 2026 | 18:41 WIB
Gubernur Matius D Fakhiri (kiri) berdiskusi dengan Menteri Luar Negeri Sugiono menjadikan Papua sebagai gerbang Indonesia ke kawasan Pasifik.
Gubernur Matius D Fakhiri (kiri) berdiskusi dengan Menteri Luar Negeri Sugiono menjadikan Papua sebagai gerbang Indonesia ke kawasan Pasifik.

WartaPesona.com - Gubernur Matius D Fakhiri berdiskusi dengan Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono tentang tekad besar menjadikan Papua sebagai gerbang Indonesia menuju kawasan Pasifik.

Diskusi dua pejabat negara tersebut diunggah di akun Facebook @Mathius D Fakhiri seperti dilihat Jumat 3 Juli 2026.

“Saya percaya Papua memiliki posisi yang sangat strategis,” kata Gubernur Matius D Fakhiri.

Baca Juga: Wacana Pergantian Nama Provinsi Jawa Barat Menjadi Tatar Sunda Dapat Isyarat positif

Menurutnya, melalui olahraga, budaya, pariwisata, dan kerja sama antarbangsa, Indonesia bisa memperkenalkan wajah Papua yang damai, maju, dan penuh potensi kepada dunia.

“Inilah saatnya Papua tidak hanya menjadi penonton, tetapi menjadi pelaku utama dalam membangun hubungan Indonesia dengan negara-negara Melanesia dan Pasifik.”

Ia menambahkan, Papua memiliki infrastruktur, sumber daya, serta semangat untuk menjadi tuan rumah berbagai agenda internasional yang membanggakan.

“Saya mengajak masyarakat Papua untuk bersama-sama menjaga keamanan, memperkuat persatuan, dan menunjukkan kepada dunia bahwa Papua adalah tanah yang siap menyambut persahabatan, investasi, olahraga, dan pariwisata,” tambahnya.

Baca Juga: Ada Wanita Seksi di Warung Kopi Remang-remang di Lima Puluh Kota, Aparat Bergerak

Secara terpisah, pengamat Papua yang juga mantan pejabat teras PT Freeport Indonesia Arnold Kayame sejalan dengan gagasan Gubernur Matius D Fakhiri tersebut.

Menurut Arnold, Papua punya posisi strategis secara geopolitik dengan negara-negara di kawasan Pasifik serta negara besar lain di sekitarnya seperti Australia, Amerika, Jepang, dan Cina yang memiliki hubungan sejarah.

“Papua adalah jendelanya Indonesia untuk menatap Pasifik dan negara besar lainnya yang pernah terhubung selama perang dunia kedua,” tambah Arnold.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: IRA WP

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

KPK Tangkap Bupati Langkat Syah Afandin

Jumat, 3 Juli 2026 | 08:56 WIB
X