WartaPesona.com - Gubernur Matius D. Fakhiri mengusulkan kepada pemerinta agar putra asli Papua diprioritaskan menjadi pengajar di sekolah rakyat sebagai upaya membuka lapangan kerja bagi lulusan daerah.
Gubernur Matius D. Fakhiri menyampaikan usul tersebut kepada Menteri Sosial Saifullah Yusuf, Senin 29 Juni 2026 di Jakarta.
Menurutnya di Jayapura, Rabu, pemerintah agar memberi putra asli Papua kesempatan mengabdi sekaligus membantu adik-adik mereka meraih pendidikan yang layak.
Baca Juga: Piala Dunia 2026: Singkirkan Kongo, Inggris Menantang Meksiko di Babak 16 Besar
Ia menyebut guru-guru di Papua memiliki kemampuan yang setara dengan tenaga pengajar dari luar kota. Beberapa putra asli Papua bahkan telah menempuh pendidikan di perguruan tinggi di luar negeri.
Ia juga menyampaikan usul kepada pemerintah agar membangun gedung sekolah rakyat sampai ke daerah-daerah terpencil dengan tantangan alam yang berat seperti di Kabupaten Mamberamo Raya dan Kabupaten Waropen.
Data menyebut, Provinsi Papua sekarang ini memiliki empat sekolah rakyat yang berdiri di Kabupaten Sarmi, Kabupaten Biak Numfor, dan Kota Jayapura.***
Artikel Terkait
Negara Bukan Pemilik Tanah Adat
Nadiem Divonis 10 Tahun Penjara, Satu Hakim Menyatakan Mestinya Bebas
Tumpukan Sampah di Gang Swadaya Albo Cakung Barat, Jakarta Timur Viral di Media Sosial
Melampaui Hukum
Ada Festival Biak Munara Wampasi di Kabupaten Biak Numfor, Papua