WartaPesona.com - Menteri Sektretaris Negara Prasetyo Hadi mengakui telah menerima surat pengunduran diri Perry Warjiyo selaku Gubernur Bank Indonesia (BI).
Dalam konferensi pers di Jakarta, Senin 27 Juli 2026, Prasetyo, surat pengunduran diri Perry Warjiyo ditujukan kepada Presiden Prabowo Subianto.
Prasetyo mengatakan pemerintah akan segera menindaklanjuti pengunduran diri tersebut melalui mekanisme administrasi sesuai ketentuan yang berlaku.
Baca Juga: Satu Meninggal Dalam Kebakaran di Pulogadung Jakarta Timur
Ia menambahkan, selama proses pengisian jabatan definitif, posisi Gubernur BI akan dijalankan oleh Deputi Gubernur Senior
Tentang Perry Warjiyo
Jabatan: Gubernur Bank Indonesia periode 2018 - 2024, dan dilantik lagi untuk periode 2024 - 2029
Lahir: 21 Februari 1959, Sukoharjo, Jawa Tengah
Latar belakang: Ekonom. Sebelum jadi Gubernur BI dia pernah jadi Deputi Gubernur BI dan Duta Besar RI untuk Amerika Serikat
Peran sebagai Gubernur BI
Tugas utamanya menjaga stabilitas nilai rupiah, inflasi, dan sistem keuangan Indonesia.
Beberapa hal yang identik dengan Perry Warjiyo:
- Digitalisasi sistem pembayaran: Pelopor QRIS, BI-FAST, dan Rupiah Digital
- Kebijakan moneter: Nentuin suku bunga BI Rate buat ngendaliin inflasi
- Stabilitas keuangan: Jaga nilai tukar rupiah & cadangan devisa.***
Artikel Terkait
Survei SMRC: Publik yang Menilai Situasi Politik Nasional Baik atau Sangat Baik Hanya 13,5 Persen
Survei SMRC: Publik Yang Menilai Penegakan Hukum Baik atau Sangat Baik Hanya 26,4 Persen
Justin Hubner Belum Dapat Izin Klubnya Bergabung Dengan Timnas Indonesia
Melestarikan Ciliwung Melalui Festival di Padepokan Condet Jakata Timur
Gubernur Pramono Anung Mengajak Anak Betawi Kompak Membangun Jakarta