5 Fakta Terbaru Kebakaran KMP Mutiara Sentosa di Perairan Sumenep, 4 Penumpang Meninggal Dunia

photo author
Syamsi Achdali, Warta Pesona
- Selasa, 4 Agustus 2026 | 07:05 WIB
Asap hitam membumbung dari KMP Mutiara Sentosa 2 yang terbakar di Perairan Sumenep, Madura. Ratusan penumpang dievakuasi dalam operasi SAR gabungan. (Instagram/@catatantimur_)
Asap hitam membumbung dari KMP Mutiara Sentosa 2 yang terbakar di Perairan Sumenep, Madura. Ratusan penumpang dievakuasi dalam operasi SAR gabungan. (Instagram/@catatantimur_)

 

WartaPesona.com – Tragedi kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2 di Perairan Sumenep, Madura, menjadi perhatian publik setelah video kepanikan penumpang beredar luas di media sosial.

Kapal penyeberangan rute Surabaya-Makassar itu dilaporkan terbakar saat berlayar pada Minggu (2/8/2026) sekitar pukul 07.00 WIB. Insiden tersebut memicu operasi penyelamatan besar-besaran yang melibatkan Basarnas, KSOP, serta sejumlah kapal yang berada di sekitar lokasi.

Hingga Senin (3/8/2026), ratusan penumpang telah berhasil dievakuasi. Namun, empat orang dilaporkan meninggal dunia, sementara penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan aparat.

Berikut lima fakta terbaru terkait kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2.

Baca Juga: Kronologi KMP Mutiara Sentosa 2 Terbakar di Perairan Sumenep, Kapal Hampir Habis Dilalap Api

1. Penumpang Melompat ke Laut untuk Menyelamatkan Diri

Kepala Kantor SAR Surabaya Nanang Sigit mengatakan sebagian penumpang sempat bertahan di anjungan dan haluan kapal sebelum memutuskan melompat ke laut karena kobaran api terus membesar.

"Beberapa penumpang melompat ke laut dan dievakuasi oleh TB Hasnur 26 dan Kapal British Mentor," ujar Nanang.

Ia menambahkan sedikitnya empat kapal berada di sekitar lokasi dan ikut membantu proses penyelamatan penumpang yang masih berada di kapal maupun yang sudah berada di laut.

Video yang beredar di media sosial juga memperlihatkan asap hitam pekat membumbung dari badan kapal, sementara para penumpang mengenakan jaket pelampung sambil menunggu pertolongan.

2. Nakhoda Sempat Mengirim Laporan Darurat

Menurut Nanang, pihak PT Atosim Lampung Pelayaran (ALP) sempat menerima laporan awal dari nakhoda mengenai kebakaran yang terjadi di perairan utara Madura.

Baca Juga: Kapal Perang Amerika Terbakar Lalu Tenggelam di Selat Hormuz Setelah Terkena Rudal Iran

"Pihak perusahaan kapal mendapat info dari nakhoda bahwa kapal terbakar di ujung utara Madura sekitar pukul 06.00–07.00 WIB."

Namun setelah laporan tersebut disampaikan, komunikasi dengan nakhoda terputus dan tidak dapat dilakukan kembali.

Informasi itu kemudian diteruskan kepada Kantor SAR Surabaya yang langsung berkoordinasi dengan Syahbandar Tanjung Perak, Pos SAR Sumenep, dan Stasiun Radio Pantai (SROP) Kalianget untuk mengerahkan tim penyelamat.

3. Sebanyak 222 Penumpang Berhasil Dievakuasi

Operasi penyelamatan melibatkan berbagai unsur SAR dan kapal niaga yang berada di sekitar lokasi kejadian.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Syamsi Achdali

Sumber: Promedia Teknologi

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Gubernur BI Perry Warjiyo Mengundurkan Diri

Senin, 27 Juli 2026 | 09:05 WIB
X