Kemenpar Klarifikasi Foto Baju Kurung di Indonesia.travel, Berasal dari Referensi RRI

photo author
Syamsi Achdali, Warta Pesona
- Senin, 3 Agustus 2026 | 06:00 WIB
Deputi Bidang Pemasaran Kemenpar, Ni Made Ayu Marthini saat menjelaskan kegiatan Familiarization Trip (Famtrip) Quality Tourism untuk memperkenalkan potensi wisata kawasan 3B (Banyuwangi, Bali Barat, dan Bali Utara) kepada pasar Afrika, Amerika, Eropa, dan Timur Tengah - WartaPesona.com (kemenpar.go.id)
Deputi Bidang Pemasaran Kemenpar, Ni Made Ayu Marthini saat menjelaskan kegiatan Familiarization Trip (Famtrip) Quality Tourism untuk memperkenalkan potensi wisata kawasan 3B (Banyuwangi, Bali Barat, dan Bali Utara) kepada pasar Afrika, Amerika, Eropa, dan Timur Tengah - WartaPesona.com (kemenpar.go.id)

WartaPesona.com – Kementerian Pariwisata (Kemenpar) memberikan penjelasan terkait perhatian publik terhadap konten Baju Kurung yang ditampilkan pada laman promosi pariwisata Indonesia, Indonesia.travel. Menurut Kemenpar, masukan dari masyarakat menjadi bentuk kepedulian terhadap pelestarian budaya nasional yang patut diapresiasi.

Deputi Bidang Pemasaran Kementerian Pariwisata, Ni Made Ayu Marthini, menjelaskan bahwa foto Baju Kurung yang menjadi sorotan berasal dari artikel milik RRI berjudul "Yuk Intip Tata Cara Memakai Baju Kurung Tradisional Kepri" yang dipublikasikan pada 3 Agustus 2023.

Mengacu pada sumber tersebut, Kemenpar kemudian mengutip materi tersebut pada tahun yang sama sebagai bagian dari promosi wastra Nusantara asal Provinsi Kepulauan Riau melalui artikel berjudul "Baju Kurung" di laman Indonesia.travel.

Baca Juga: Riau dan Kepulauan Riau: Mengoptimalkan Potensi Industri Berkelanjutan

Foto Juga Digunakan di Marketplace

Setelah dilakukan penelusuran lanjutan, tim Kementerian Pariwisata menemukan bahwa foto yang sama telah digunakan secara luas oleh sejumlah penjual di berbagai platform marketplace di Indonesia, seperti Lazada, Shopee, dan Tokopedia seperti dikutip dari rilis resmi dari Kemenpar.go.id.

Berdasarkan informasi yang diperoleh dari para penjual, produk Baju Kurung yang menggunakan foto tersebut merupakan hasil produksi Indonesia. Temuan tersebut menjadi salah satu dasar penelusuran yang dilakukan kementerian dalam merespons perhatian publik.

Baju Kurung Berakar dari Budaya Melayu

Kementerian Pariwisata menegaskan bahwa Baju Kurung, termasuk model Cekak Musang dan Teluk Belanga, merupakan pakaian tradisional masyarakat Melayu yang berkembang di Provinsi Riau dan Kepulauan Riau.

Baca Juga: Menyusuri Keajaiban Batam: Pariwisata Multifaset di Kepulauan Riau

Busana tersebut berasal dari akar budaya Melayu yang tersebar di berbagai kawasan Asia Tenggara. Karena memiliki latar budaya yang sama, bentuk dan gaya Baju Kurung di sejumlah negara memiliki kemiripan, meski masing-masing berkembang dengan identitas, sejarah, serta karakteristik budaya yang berbeda.

Komitmen Promosikan Budaya Indonesia

Kemenpar menyatakan akan terus menyampaikan informasi mengenai kekayaan budaya Indonesia dengan mengacu pada sumber-sumber yang kredibel. Selain itu, kementerian juga berkomitmen mendukung pelestarian serta promosi warisan budaya Indonesia agar semakin dikenal, baik di dalam negeri maupun di tingkat internasional.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: IRA WP

Sumber: Kemenpar.go.id

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Menuju Festival Budaya Lembah Baliem 2026

Minggu, 26 Juli 2026 | 08:05 WIB

Ada Festival Iraw Tengkayu di Kalimantan Utara

Sabtu, 4 Juli 2026 | 06:18 WIB
X