WartaPesona.com - Ada kegiatan budaya berupa Festival Iraw Tengkayu di Kota Tarakan, Kalimantan Utara 4-5 Juli 2026.
Festival budaya ini adalah tradisi melarung Padaw Tujuh Dulung yang mana perahu tujuh haluan berwarna-warni dan sesajinya dihanyutkan ke laut sebagai simbol rasa syukur masyarakat suku Tidung kepada Tuhan.
Tradisi turun-temurun ini juga menjadi doa agar hubungan manusia, alam, dan sang pencipta senantiasa harmonis.
Baca Juga: Piala Dunia 2026: Mesir Melangkah ke Babak 16 Besar Setelah Menyiingkirkan Australia
Tentang Iraw Tengkayu
Festival budaya ini berasal dari Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara.
Iraw berarti perahu, sedangkan Tengkayu adalah kayu. Jadi Iraw Tengkayu berarti perahu kayu.
Arakan Iraw adalah replika perahu kerajaan Bulungan yang ukurannya besar, dihias emas merah-hijau-kuning, terus dipikul lalu diarak oleh ratusan orang pakai baju adat hitam sarung oranye.
Baca Juga: Piala Dunia 2026: Swiss Melangkah ke Babak 16 Besar Setelah Singkirkan Aljazair
Maknanya adalah melayarkan doa dan merayakan budaya di Bumi Paguntaka.
Tradisi ini simbol menolak bala, rasa syukur, dan menghormati sejarah Kesultanan Bulungan. Perahunya dilayarkan secara simbolis ke Sungai Kayan.***
Artikel Terkait
Piala Dunia 2026: Portugal Menantang Spanyol di Babak 16 Besar
Zakat 10 Persen Untuk Keadilan Sosial, Tantangan MUI Berijtihad
Ada Wanita Seksi di Warung Kopi Remang-remang di Lima Puluh Kota, Aparat Bergerak
Wacana Pergantian Nama Provinsi Jawa Barat Menjadi Tatar Sunda Dapat Isyarat positif
Gubernur Matius D Fakhiri Berdiskusi dengan Menlu Sugiono Menjadikan Papua Sebagai Gerbang Indonesia ke Pasifik