Gempa M6,5 Guncang Mindanao Filipina, BMKG Pastikan Tidak Berpotensi Tsunami

photo author
Syamsi Achdali, Warta Pesona
- Kamis, 6 Agustus 2026 | 03:08 WIB
Ilustrasi Gempa (Foto: Freepik)
Ilustrasi Gempa (Foto: Freepik)

WartaPesona.comGempa hari ini terjadi gempa bumi tektonik bermagnitudo 6,5 mengguncang wilayah Mindanao, Filipina, pada Rabu (5/8/2026) pukul 11.14 WIB. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami.

Berdasarkan analisis terbaru BMKG, info gempa memiliki magnitudo M6,5 dengan kedalaman 10 kilometer. Episenter berada pada koordinat 5,29° Lintang Utara dan 125,43° Bujur Timur, atau sekitar 186 kilometer barat laut Tahuna, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara.

Hasil pemodelan tsunami menunjukkan gempa terkini tersebut tidak berpotensi memicu gelombang tsunami di wilayah Indonesia maupun kawasan sekitarnya, seperti dikutip dari laman BMKG.

Baca Juga: Bener Meriah Diguncang Gempa Beruntun, Warga Panik Tinggalkan Rumah

Dipicu Aktivitas Subduksi di Cotabato Trench

BMKG menjelaskan bahwa gempa yang terjadi merupakan gempa bumi dangkal yang dipicu aktivitas subduksi pada zona Cotabato Trench.

Berdasarkan analisis mekanisme sumber, gempa memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault) yang umum terjadi pada zona pertemuan lempeng tektonik.

Guncangan Terasa di Kepulauan Sangihe dan Talaud

Berdasarkan peta tingkat guncangan (shakemap) BMKG, gempa dirasakan dengan intensitas IV MMI di sejumlah wilayah di Sulawesi Utara.

Wilayah yang merasakan guncangan meliputi:

Kepulauan Marore, Kabupaten Kepulauan Sangihe
Miangas, Kabupaten Kepulauan Talaud
Kendahe, Kabupaten Kepulauan Sangihe

Pada skala IV MMI, guncangan dirasakan oleh banyak orang di dalam bangunan dan sebagian orang di luar ruangan. Getaran juga dapat menyebabkan jendela atau pintu berderik, dinding berbunyi, serta benda-benda ringan seperti gerabah bergeser atau pecah.

Baca Juga: Aktivitas Semeru Meningkat Tajam: Zona Bahaya Diperluas 20 Km, 157 Gempa Letusan Tercatat dalam Sehari

BMKG Catat Dua Gempa Susulan

Hingga pukul 11.40 WIB, BMKG telah mencatat dua gempa susulan (aftershock) setelah gempa utama.

Gempa susulan terbesar memiliki magnitudo 4,8.

BMKG menyatakan akan terus memantau aktivitas kegempaan di kawasan tersebut dan memberikan pembaruan apabila terjadi perkembangan lebih lanjut.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Syamsi Achdali

Sumber: BMKG

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Gubernur BI Perry Warjiyo Mengundurkan Diri

Senin, 27 Juli 2026 | 09:05 WIB
X