Istilah double bind pertama kali diperkenalkan oleh Gregory Bateson bersama tim penelitinya pada tahun 1956 melalui artikel ilmiah Toward a Theory of Schizophrenia.
Awalnya teori ini digunakan untuk menjelaskan situasi komunikasi yang saling bertentangan. Seseorang menerima dua tuntutan yang berlawanan sekaligus. Apa pun pilihan yang diambil, ia tetap berisiko dianggap salah.
Dalam perkembangan berikutnya, konsep ini digunakan secara luas dalam studi gender dan kepemimpinan.
Para ilmuwan seperti Alice Eagly dan Linda Carli menemukan bahwa perempuan pemimpin menghadapi situasi yang sangat mirip.
Masyarakat menginginkan pemimpin yang tegas, kuat, rasional, dan berwibawa. Namun pada saat yang sama, perempuan juga diharapkan tetap hangat, lembut, keibuan, religius, dan tidak terlalu dominan.
Jika seorang perempuan tampil terlalu tegas, ia dianggap keras atau tidak feminin.
Jika ia tampil terlalu lembut, ia dianggap kurang kompeten.
Apa pun pilihannya, risiko kritik selalu hadir.
Inilah yang disebut sebagai double bind perempuan dalam kepemimpinan.
Teori ini sangat relevan untuk memahami konteks Indonesia.
Dalam masyarakat yang masih memiliki akar budaya komunal dan patriarkal yang kuat, perempuan pemimpin tidak hanya dituntut menunjukkan kapasitas profesional, tetapi juga harus menjaga kesesuaian dengan norma sosial yang hidup dalam masyarakat.
Instagram menjadi ruang tempat negosiasi tersebut berlangsung setiap hari.
Melalui pilihan visual yang tampak sederhana, para politisi perempuan sebenarnya sedang mengelola dua tuntutan yang saling bertabrakan. Mereka berusaha tampil kompeten tanpa dianggap arogan. Mereka ingin terlihat kuat tanpa kehilangan kedekatan emosional dengan publik.
Yang menarik, penelitian ini menemukan bahwa mereka tidak memilih salah satu kutub.
Mereka justru menciptakan ruang baru yang menggabungkan keduanya.
Artikel Terkait
Mall of Indonesia Hadirkan Ultraman
Piala Dunia 2026: Swiss dan Kanada Lolos ke Babak 32
Piala Dunia 2026: Bosnia-Herzegovina Hidupkan Peluang Lolos Setelah Menang Melawan Qatar
Piala Dunia 2026: Brasil dan Maroko Lolos ke Babak 32 Besar
PT KAI Meluncurkan Rel Ekonomi Rakyat Mellaui KA Cikuray di Garut