Oleh Denny JA*
WartaPesona.com - Ketika peluit panjang berbunyi menandai kemenangan Spanyol 1-0 atas Argentina, yang bersorak kegirangan bukan hanya para pemain dan puluhan ribu pendukung di stadion.
Di sebuah desa kecil di Andalusia, seorang remaja berusia empat belas tahun bernama Mateo juga melonjak kegirangan.
Sejak kecil, ia tak pernah melewatkan pertandingan tim nasional Spanyol bersama ayahnya. Di ruang tamu yang sederhana itu, mereka belajar tertawa ketika menang, menerima kekalahan ketika kalah, dan tetap berharap pada pertandingan berikutnya.
Baca Juga: Rezeki Yang Menular
Namun Piala Dunia 2026 datang ketika kursi di samping Mateo telah kosong. Ayahnya meninggal karena serangan jantung enam bulan sebelumnya.
Malam final itu, sebelum lagu kebangsaan Spanyol berkumandang, Mateo meletakkan syal merah kuning di kursi yang tak lagi berpenghuni. Ketika musik mulai mengalun, ia berbisik pelan,
“Ayah, malam ini kita menonton lagi bersama.”
Seratus dua puluh menit kemudian, setelah perpanjangan waktu yang menegangkan, Spanyol akhirnya menang 1-0.
Baca Juga: Rodri Pemain Terbaik Piala Dunia 2026, Sabet Bola Emas
Seluruh desa meledak dalam sorak kemenangan. Orang-orang berpelukan di jalan, bendera berkibar dari jendela rumah, dan lonceng gereja berdentang lebih lama dari biasanya.
Namun Mateo tidak ikut berlari keluar. Ia tetap duduk memandangi layar televisi yang perlahan menjadi gelap. Di pipinya mengalir air mata yang tidak seluruhnya berasal dari kemenangan.
Pada malam itu, Mateo memahami bahwa sepak bola bukan lagi sekadar permainan sebelas orang yang memperebutkan sebuah bola. Ia telah menjadi tempat manusia menyimpan kenangan, mengenang mereka yang telah pergi, menambatkan harapan, dan menghidupkan kembali kasih sayang yang tak pernah benar-benar berakhir.
Air mata Mateo bukan hanya milik seorang anak yang kehilangan ayah. Ia hanyalah satu titik kecil dalam kisah manusia yang jauh lebih luas.
Artikel Terkait
Netizen Pasangankan Anies Baswedan dan Pramono Anung di Pilpres 2029
Stjepan Loncar Asal Bosnia-Herzegovina yang Perkuat Persija Jakarta Jadi Pemain Termahal di Super League
Pemain Terbaik Super League Mariano Peralta dari Borneo FC Berlabuh ke Persib Bandung
Beberapa Perusahaan Penerbangan Membatalkan Layanan Mereka ke Kawasan Teluk
Ferran Torres Mengantarkan Spanyol Juara Dunia