Mengenal Luke Thomas Mahony, Warga Australia Yang Ditunjuk Menangani Ekspor Sawit

photo author
Tim Warta Pesona 01, Warta Pesona
- Jumat, 22 Mei 2026 | 09:15 WIB
Luke Thomas Mahony. (Rosadi Jamani)
Luke Thomas Mahony. (Rosadi Jamani)

Baca Juga: Hukum Alam Kejatuhan Pemimpin, Belajar Dari Nero Sampai Marcos

Luke juga pernah kerja di Australia, Kanada, Mozambik, Brasil, Jepang, Korea Selatan, Inggris, sampai Kaledonia Baru. Lengkap. Tinggal kurang pengalaman jadi ketua RT di Tanah Abang supaya netizen benar-benar tenang.

Pemerintah bilang penunjukan ini karena Luke punya pengalaman internasional dan rekam jejak global yang dibutuhkan untuk membangun sistem ekspor yang kredibel. Kalimat “kredibel di pasar global” ini terdengar sangat mewah. Biasanya muncul dalam seminar hotel dengan kopi gratis dan orang-orang pakai jas sambil ngomong “transformasi strategis” selama tiga jam tanpa ada yang benar-benar paham siapa transformasi dan strategi siapa.

PT DSI sendiri dirancang jadi BUMN model baru. Secara struktur, mayoritas saham dipegang PT Danantara Investment Management lewat saham Seri A. Negara punya saham Seri B sekitar 1 persen lewat Badan Pengaturan BUMN. Bentuknya unik. BUMN rasa private equity. Swasta rasa negara. Negara rasa holding. Holding rasa startup. Startup rasa kerajaan dagang VOC versi PowerPoint.

Transisi dimulai Juni 2026. Operasional penuh direncanakan September 2026 atau Januari 2027. Artinya beberapa bulan ke depan rakyat akan melihat eksperimen ekonomi paling absurd.

Lucunya, di negeri yang debat tentang tenaga kerja asing bisa lebih panas dari harga cabai, kini ekspor sawit nasional malah dipimpin ekspatriat Australia. Ini seperti supporter sepak bola fanatik tiba-tiba menunjuk wasit rival jadi pelatih kepala. Secara teori mungkin profesional. Secara emosi, rakyat langsung pasang muka detektif Conan.

Publik mulai bertanya-tanya dengan nada lirih penuh kecurigaan, “Kita ini sedang membangun kedaulatan ekonomi… atau lagi outsourcing negara?”

“Bang, bukannya orang kita jago-jago tentang ekspor sawit. Kenapa mesti diserahkan ke bule Australia itu?”

“Mungkin saja bule itu antibocor, wak!” Ups.***

*Rosadi Jamani ialah Ketua SATUPENA Kalimantan Barat

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: IRA WP

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Simpul Nominee Rumah Sentul

Kamis, 16 Juli 2026 | 08:55 WIB

Jawaban Awal Seputar Jaksa

Sabtu, 11 Juli 2026 | 07:22 WIB

“Seandainya saya Jaksa Agung”

Kamis, 9 Juli 2026 | 14:12 WIB

Mengapa Manusia Suka Menonton Sepak Bola?

Selasa, 7 Juli 2026 | 06:43 WIB

Hantu Selembar Ijazah

Senin, 6 Juli 2026 | 07:06 WIB

Melampaui Hukum

Rabu, 1 Juli 2026 | 08:26 WIB

Negara Bukan Pemilik Tanah Adat

Rabu, 1 Juli 2026 | 07:05 WIB
X