Megawati Terima Kunjungan Duta Besar Kuwait Khalid Jassim Al-Yasin: Bahas Konflik Timur Tengah

photo author
Tim Warta Pesona 01, Warta Pesona
- Selasa, 19 Mei 2026 | 13:37 WIB
Megawati dan Duta Besar Kuwait Khalid Jassim Al-Yasin. (Instagram @pdiperjuangan)
Megawati dan Duta Besar Kuwait Khalid Jassim Al-Yasin. (Instagram @pdiperjuangan)

WartaPesona.com - Presiden ke-5 Republik Indonesia sekaligus Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menerima kunjungan Duta Besar Kuwait untuk Indonesia Khalid Jassim Al-Yassin di Jakarta, Senin 18 Mei 2026.

Dalam pertemuan tersebut, mereka membahas dampak berlanjutnya konflik di Timur Tengah serta hubungan baik antara kedua negara.

"Kami berharap Indonesia, dengan posisi internasionalnya yang terhormat, dapat turut mendukung upaya mewujudkan perdamaian di Timur Tengah," kata Dubes Kuwait Khalid Jassim Al-Yassin.

Baca Juga: Penasihat Presiden Korea Selatan Menemui Megawati Soekarnoputri Untuk Membahas Reunifikasi Korea

Khalid Jassim juga mengapresiasi kepemimpinan Megawati Soekarnoputri dalam memperkuat nilai-nilai demokrasi dan toleransi di Indonesia.

Ia menyatakan bahwa Kuwait dan negara-negara Arab lainnya menaruh hormat yang besar kepada ayah Megawati, Soekarno yang berjuang melawan kolonialisme. Perjuangan Soekarno itu menjadi inspirasi nega-negara Arab.

Menurut Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristianto yang mendapingi Megawati, Khalid Jassim kepemimpinan Indonesia di dunia melalui semangat Bandung, yaitu nilai solidaritas, perdamaian, dan anti-kolonialisme yang lahir dari Konferensi Asia-Afrika, yang turut berkontribusi terhadap kemerdekaan Kuwait. Kuwait kemudian bergabung dengan Gerakan Non-Blok.

Indonesia, kaat Hasto, sekarang ini memiliki posisi sangat penting di kawasan Global South, terutama karena sejarah perjuangannya dalam meraih kemerdekaan yang menginspirasi negara-negara Asia dan Afrika, termasuk Kuwait.

Baca Juga: Megawati Sebut Indonesia Tidak Mempunyai Konsep dan Tujuan yang Jelas

Selain Hasto Kristianto, yang mendampingi Megawati dalam pertemuan tersebut ialah Ahmad Basarah, Direktur Hubungan Luar Negeri Hanjaya Setiawan, serta kader partai M. Guntur Romli.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: IRA WP

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Donald Trump: Kami Jadi Penjaga Selat Hormuz

Selasa, 14 Juli 2026 | 08:51 WIB

Houthi, Sekutu Iran di Yaman Serang Arab Saudi.

Selasa, 14 Juli 2026 | 08:03 WIB

Iran Menyerang Aset Militer Amerika di Bahrain

Senin, 13 Juli 2026 | 19:08 WIB
X