WartaPesona.com - Federasi Bola Voli Korea (KOVO) mengumumkan kenaikan gaji untuk pemain Asia Quota di V League tahun 2024.
Asia Quota adalah sistem yang diadopsi sebelum musim 2023-24, di mana tim-tim V League dapat menambahkan pemain asing kedua dari negara-negara Asia yang dipilih.
Saat ini, pemain Asia Quota menerima $100.000 atau sekitar 1.5 milyar rupiah setiap tahun.
Mulai musim depan, pemain Asia Quota wanita yang baru pertama kali akan menerima $125.000 (Rp1.9M), sedangkan pemain Asia Quota tahun kedua akan mendapatkan $150.000 (Rp2.3M).
Di V League putra, pemain Asia Quota tahun pertama tidak akan mengalami kenaikan gaji dan tetap menerima $100.000, tetapi pemain tahun kedua akan menerima $120.000 seperti dilaporkan situs koreajoongangdaily.
Baca Juga: Arab Saudi vs Oman : Akhirnya Come Back dan VAR Menangkan Roberto Mancini di Piala Asia
Kenaikan gaji ini datang setelah kedua tim putra dan putri meraih kesuksesan dengan draft Asia Quota, dengan beberapa pemain Asia Quota berperan penting di tim mereka masing-masing musim ini.
Di V League putra, pemain blok tengah asal Mongolia, Bayarsaikhan Batsukh dari Ansan OK Financial Group Okman, telah menunjukkan performa yang solid dalam pertahanan dan menjadikan dirinya sebagai pemain reguler.
Pemain Asia Quota di V League putri juga menunjukkan performa impresif, termasuk Megawati Hangestri Pertiwi dari Daejeon Jung Kwan Jang Red Sparks, yang menjadi top scorer tim musim ini.
Baca Juga: Merdeka Belajar: Tantangan dan Peluang bagi Pendidikan Indonesia
Merujuk data diatas maka Megawati Hangestri Pertiwi, pemain voli Indonesia tersebut, akan mendapatkan gaji sekitar Rp. 1.9 Milyar tiap tahunnya, naik sekitar 400juta.
KOVO juga mengumumkan perubahan dalam urutan pemilihan pemain Asia Quota untuk tim V League putri musim depan; perubahan ini tidak berlaku untuk tim putra.
Dibandingkan dengan pengundian acak tahun lalu, mulai tahun ini, tiga tim terbawah dari musim sebelumnya akan mendapatkan hak pilihan pertama. Keempat tim lainnya akan memilih setelahnya.
Artikel Terkait
2 Komunitas Guru Ini Lakukan Kegiatan Praktik Platform Merdeka Mengajar (PMM), Ada 4 Fitur Utama
Merdeka Belajar: Tantangan dan Peluang bagi Pendidikan Indonesia
Arab Saudi vs Oman : Akhirnya Come Back dan VAR Menangkan Roberto Mancini di Piala Asia