Sembilan belas tahun lalu, dunia hanya melihat seorang pemain muda memandikan seorang bayi.
Hari ini, dunia melihat dua generasi berdiri di panggung yang sama, saling menatap sebelum peluit final Piala Dunia dibunyikan.
Apakah itu takdir?
Apakah itu kebetulan?
Barangkali pertanyaan tersebut tidak akan pernah memperoleh jawaban yang benar-benar memuaskan.
Namun satu hal pasti.
Hidup selalu menyimpan kemungkinan yang jauh lebih besar daripada yang mampu dibayangkan oleh pikiran manusia.
Sejarah tidak hanya dibentuk oleh peristiwa-peristiwa besar yang sejak awal dikenali sebagai sejarah.
Sejarah sering kali justru lahir dari peristiwa-peristiwa kecil yang tampak biasa, lalu baru dikenali sebagai titik balik setelah waktu menyelesaikan pekerjaannya.
Oleh karena itu, jangan pernah meremehkan hari ini.
Waktu memiliki cara yang sunyi untuk mengubah momen biasa menjadi sejarah luar biasa.
Mungkin, tanpa kita sadari, hari ini kita sedang hidup di halaman pertama dari sebuah kisah yang kelak akan dikenang dunia.***
Referensi
The Black Swan: The Impact of the Highly Improbable, Nassim Nicholas Taleb, Random House, 2007.
The Drunkard’s Walk: How Randomness Rules Our Lives, Leonard Mlodinow, Pantheon Books, 2008.
Artikel Terkait
Pemain Sepak Bola Eropa Timur Makin Berebut Berkarier di Liga Indonesia
Argentina Tajam di Depan, Spanyol Kuat di Belakang
Pak Polisi! Penjambret Berkeliaran di Jalan HR Rasuna Said Jakarta yang Sudah Berwajah Baru
Iran Meminta Houthi di Yaman Agar Menutup Laut Merah Jika Amerika Menyerang Pembangkit Listrik
Eks Pemain Timnas Korea Selatan Kwon Chang-hoon Perkuat Persija Jakarta