Menjadi Penulis di Era Artificial Intelligence

photo author
Tim Warta Pesona 01, Warta Pesona
- Jumat, 1 Mei 2026 | 18:29 WIB

 

Menyambut 9 Tahun Perkumpulan Penulis Indonesia SATUPENA

  Oleh Denny JA*

WartaPesona.com - Ada sebuah buku yang diam-diam mengguncang dunia.

Bukan dengan pedang.

Bukan dengan revolusi berdarah.

Tapi dengan kata-kata yang tak bisa lagi diabaikan.

Baca Juga: Wakil Gubrnur Rano Karno: Jakarta Gandeng Kementerian PU Bangun Instalasi Pengolahan Air

Uncle Tom’s Cabin, 1852, karya Harriet Beecher Stowe, lahir di tengah Amerika yang masih membenarkan perbudakan. Ia tidak datang sebagai teori.

Ia datang sebagai kisah. Tentang manusia yang dijadikan barang. Tentang ibu yang kehilangan anaknya karena dijual. Tentang seorang budak bernama Tom yang memilih mempertahankan iman daripada tunduk pada kekejaman.

Buku itu membuat orang-orang yang sebelumnya diam, mulai merasa bersalah.

Baca Juga: Ayatollah Mojtaba Khamenei: Masa depan Teluk Persia akan Cerah Tanpa Amerika yang Kalah

Ia mengubah angka menjadi wajah.

Mengubah statistik menjadi air mata.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: IRA WP

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Simpul Nominee Rumah Sentul

Kamis, 16 Juli 2026 | 08:55 WIB

Jawaban Awal Seputar Jaksa

Sabtu, 11 Juli 2026 | 07:22 WIB

“Seandainya saya Jaksa Agung”

Kamis, 9 Juli 2026 | 14:12 WIB

Mengapa Manusia Suka Menonton Sepak Bola?

Selasa, 7 Juli 2026 | 06:43 WIB

Hantu Selembar Ijazah

Senin, 6 Juli 2026 | 07:06 WIB

Melampaui Hukum

Rabu, 1 Juli 2026 | 08:26 WIB
X