Doaku Untuk Presidenku, Solusi Lewat Jalan Sunyi

photo author
Tim Warta Pesona 01, Warta Pesona
- Jumat, 19 Juni 2026 | 09:06 WIB
Toto Izul Fatah
Toto Izul Fatah

Oleh Toto Izul Fatah*

WartaPesona.com - Saya ingin memulai dengan sebuah ungkapan yang berpesan sangat kuat dalam ingatan kolektif kita sebagai umat beragama.

Usaha tanpa doa tidak sempurna. Berdoa tanpa usaha sia-sia.

Dalam konteks ini, doa pertama yang mungkin layak kita panjatkan dengan segala kerendahan hati adalah:  "Ya... Allah, kami tak sanggup memikul beban ini tanpa rida dan pertolongan-Mu."

Baca Juga: Ketika Perang Iran Melawan Amerika dan Israel Berakhir Dengan Transaksi

Presidenku yang terhormat. Ada waktunya kritik tidak harus selalu datang dengan suara keras. Ada waktunya kecintaan kepada bangsa tidak selalu harus dinyatakan dalam bentuk kemarahan.

Dan ada waktunya pula, doa menjadi bahasa paling jujur dari rakyat kepada pemimpinnya.

Presidenku, ada kalanya jalan keluar dari krisis bangsa ini tak hanya datang dari rapat kabinet dengan sederet angka-angka statistik. Tetapi, ada kalanya jalan keluar itu datang dari doa yang tulus, taubat yang sungguh-sungguh, dan keberanian moral untuk memperbaiki kesalahan.

Presidenku, di tengah suasana kebangsaan yang tidak mudah, saya percaya Presidenku telah bekerja keras.

Baca Juga: Ketika Dunia Mencari Tempat Berlindung, Indonesia Harus Menjadi Jangkar

Negeri ini tidak sedang berada di ruang kosong.

Ada tantangan ekonomi global, tekanan geopolitik, harga-harga yang bergerak naik, pengangguran, daya beli rakyat, korupsi, hingga keresahan sosial, yang semuanya menjadi beban besar Presidenku.

Oleh karena itu, saya tidak ingin melihat Presidenku semata dari sudut kritik. Saya juga ingin melihatnya dari sisi niat baik, ketulusan, dan ikhtiar besar yang sedang dibangun.

Saya bisa memahami mengapa Presidenku membuat program-program besar seperti Koperasi Desa Merah Putih, Makan Bergizi Gratis, Kampung Nelayan, Sekolah Rakyat.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: IRA WP

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Tak Cukup Ashabiyah Hambalang

Kamis, 23 Juli 2026 | 08:30 WIB

Ke Baduy Saja, Tak Perlu ke Singapura

Selasa, 21 Juli 2026 | 18:57 WIB

Ketika Sepak Bola Menjadi Sejenis Agama Modern

Senin, 20 Juli 2026 | 12:48 WIB

Rezeki Yang Menular

Senin, 20 Juli 2026 | 09:24 WIB

Simpul Nominee Rumah Sentul

Kamis, 16 Juli 2026 | 08:55 WIB

Jawaban Awal Seputar Jaksa

Sabtu, 11 Juli 2026 | 07:22 WIB

“Seandainya saya Jaksa Agung”

Kamis, 9 Juli 2026 | 14:12 WIB

Mengapa Manusia Suka Menonton Sepak Bola?

Selasa, 7 Juli 2026 | 06:43 WIB
X