Apa yang salah dari cara kami menggunakan kekuasaan?
Apa yang salah dari cara kami memperlakukan rakyat?
Apa yang salah dari cara kami menjaga amanah?
Apa yang salah dari cara kami memperlakukan alam, hukum, uang negara, dan masa depan anak cucu kami?
Pertanyaan seperti itu tidak akan merendahkan Presidenku. Justru sebaliknya, ia akan meninggikan derajat Presidenku. Sebab, hanya pemimpin yang kuat secara batin yang berani mengaku lemah di hadapan Tuhan.
Bangsa ini tidak hanya membutuhkan pemimpin yang bisa berpidato dengan tegas di hadapan rakyat, tetapi juga bisa menundukkan kepala kepada Allah di ruang sunyi.
Saya yakin, jika jalan lahir dan jalan batin ditempuh bersamaan, pintu-pintu kemudahan akan terbuka. Mungkin bukan dengan cara yang kita duga. Mungkin bukan lewat jalan yang kita rancang.
Tetapi Allah selalu punya cara untuk menolong hamba-Nya yang tulus, rendah hati, dan mau memperbaiki diri.
Oleh karena itu, inilah doaku untuk Presidenku:
Ya Allah...Ya Rahman Ya Rahim...
Semoga Presiden diberi kesehatan. Semoga Presiden diberi kejernihan hati.
Semoga Presiden diberi keberanian untuk mendengar suara rakyat.
Semoga Presiden diberi ketegasan terhadap para pembantu yang menyimpang.
Semoga Presiden diberi kekuatan untuk mengoreksi kebijakan yang perlu diperbaiki.
Semoga Presiden dijauhkan dari para penjilat yang hanya membuat laporan indah.
Artikel Terkait
Piala Dunia 2026: Portugal Ditahan Kongo
Daya Magis Bang Dodo Belum Aktif, Portugal Ditahan Kongo
Koboi Kalah Perang
Forum Wartawan Kebangsaan Desak Kapolri Kembalikan Rasa Aman
Sunda Dalam Angka, Etika, dan Budaya