Lima Sila sebagai Lima Luka

photo author
Tim Warta Pesona 01, Warta Pesona
- Senin, 1 Juni 2026 | 12:54 WIB
Yusi Latif. (Instagram @yudilatif_official)
Yusi Latif. (Instagram @yudilatif_official)

Oleh Yudi Latif*

WartaPesona.com - Saudaraku, Pancasila tidak terancam oleh mereka yang membencinya. Ia lebih terluka oleh mereka yang mengaku paling mencintainya.

Setiap 1 Juni, kita mengenang kelahirannya. Namun, jarang memeriksa nasibnya.

Pancasila terpajang di dinding; korupsi berakar dalam sistem.

Baca Juga: Abu Janda Versus Permadi Arya

Pancasila dibacakan dalam upacara; keadilan mengantre di pintu kuasa.

Pancasila menjadi slogan pidato; rakyat kerap hanya pelengkap penderita.

Di atas mimbar, persatuan dielukan. Di lapangan, perpecahan dipanen sebagai modal politik.

Di sekolah, anak-anak diajari bahwa kedaulatan berada di tangan rakyat. Dalam praktik, rakyat sering dicari hanya ketika suaranya dibutuhkan.

Baca Juga: Apakah Pancasila Masih Relevan Dengan Ideologi Negara?

Kita tidak kekurangan orang yang berbicara Pancasila. Yang langka adalah mereka yang rela kehilangan privilese demi menjalankannya. Sebab cinta kepada Pancasila tidak diukur dari kerasnya suara, melainkan dari keberanian menghidupkannya.

Maka pada Hari Lahir Pancasila, pertanyaan pentingnya bukan: "Apakah rakyat masih percaya kepada Pancasila?"

Melainkan: "Apakah para pemegang kuasa masih takut mengkhianatinya?"

Krisis terbesar bangsa bukan ketika rakyat kehilangan hafalan, melainkan ketika elite kehilangan rasa malu: ketika jabatan dianggap warisan, hukum tajam ke bawah dan tumpul ke atas, kritik diperlakukan sebagai ancaman, dan kekuasaan lebih sibuk menjaga diri daripada melayani negeri.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: IRA WP

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Simpul Nominee Rumah Sentul

Kamis, 16 Juli 2026 | 08:55 WIB

Jawaban Awal Seputar Jaksa

Sabtu, 11 Juli 2026 | 07:22 WIB

“Seandainya saya Jaksa Agung”

Kamis, 9 Juli 2026 | 14:12 WIB

Mengapa Manusia Suka Menonton Sepak Bola?

Selasa, 7 Juli 2026 | 06:43 WIB

Hantu Selembar Ijazah

Senin, 6 Juli 2026 | 07:06 WIB

Melampaui Hukum

Rabu, 1 Juli 2026 | 08:26 WIB

Negara Bukan Pemilik Tanah Adat

Rabu, 1 Juli 2026 | 07:05 WIB
X