Impor beras Indonesia hingga Desember 2024 berpotensi capai 5,17 juta ton, terbesar di dunia

photo author
Syamsi Achdali, Warta Pesona
- Jumat, 9 Agustus 2024 | 08:04 WIB
Kementerian Pertanian telah melakukan berbagai upaya, agar bisa swasembada pangan dan tidak impor beras lagi.  (Dok. WP)
Kementerian Pertanian telah melakukan berbagai upaya, agar bisa swasembada pangan dan tidak impor beras lagi. (Dok. WP)

Dia mengatakan, bahwa total lahan sawah yang memanfaatkan saluran irigasi baru sebesar 27 persen.

Baca Juga: Acara Peringatan HUT RI 2024 akan digelar di Ibu Kota Nusantara IKN dan Jakarta, agendanya ini

Adapun target pemerintah ke depan akan ditingkatkan hingga mencapai 50 persen, sambil membangun irigasi-irigasi baru.

Terkait dengan ketersediaan pupuk, Wamentan Sudaryono mengklaim jumlahnya sudah cukup dengan ketersediaan 9,5 juta ton.

Kecuali itu, bibit bersertifikat juga telah tersedia, tinggal bagaimana memanfaatkan lahan dan mengoptimalkan indeks pertanamannya," jelasnya

Wamentan mengatakan, penggunaan bibit bersertifikat mampu meningkatkan hasil panen padi hingga 25 persen.

Selain itu, benih bersertifikat juga telah teruji dan terbukti memberikan dampak besar terhadap produktivitas nasional, sekaligus mampu menjawab tantangan krisis iklim yang dihadapi dunia. ***(KKO)

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: IRA

Sumber: Kementerian Pertanian, Parlementaria

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Bisnismu Gitu-Gitu Aja ? Yuk Coba 7 Tips UMKM Ini!

Senin, 24 November 2025 | 10:36 WIB
X