Pertanian Vertikal: Menjawab Tantangan Lahan Terbatas di Perkotaan

photo author
Tim Warta Pesona 01, Warta Pesona
- Jumat, 31 Mei 2024 | 11:05 WIB
Ilustrasi Pertanian Vertikal: Menjawab Tantangan Lahan Terbatas di Perkotaan (Pexels.com)
Ilustrasi Pertanian Vertikal: Menjawab Tantangan Lahan Terbatas di Perkotaan (Pexels.com)

WartaPesona.com -  Semakin banyaknya penduduk perkotaan dan pertumbuhan ekonomi telah menggerus lahan-lahan subur di sekitar kota. Pertanyaannya, bagaimana kita bisa memenuhi kebutuhan pangan warga perkotaan di tengah kelangkaan lahan ini? Jawabannya ada pada konsep "pertanian vertikal".

Baca Juga: Revolusi Hijau 2.0: Teknologi Mutakhir untuk Pertanian Berkelanjutan

Pertanian vertikal memanfaatkan ruang secara optimal dengan menanam tanaman pada rak-rak bertingkat, alih-alih menanam secara horizontal. Sistem ini terbukti jauh lebih produktif per satuan luas lahan. Selain itu, pertanian vertikal juga lebih efisien dalam penggunaan air dan nutrisi, serta bebas dari serangan hama.

Baca Juga: Pertanian Masa Depan: Menyatukan Tradisi dan Inovasi untuk Mencapai Keberlanjutan

Beragam teknologi mutakhir mendukung keberhasilan pertanian vertikal, seperti hidroponik, akuaponik, dan aeroponik. Sistem pencahayaan buatan, kontrol iklim, dan otomatisasi memastikan tanaman tumbuh optimal meski berada di dalam bangunan. Bahkan energi terbarukan bisa dimanfaatkan untuk menjalankan seluruh sistem.

Baca Juga: Pertanian Berkelanjutan: Menjaga Kelestarian Bumi Melalui Praktik Ramah Lingkungan

Konsep ini sudah terbukti sukses diterapkan di berbagai kota besar di dunia. Sayuran, buah-buahan, bahkan produk peternakan dapat diproduksi secara vertikal. Ke depan, pertanian vertikal berpotensi menjadi solusi handal untuk menjamin ketahanan pangan perkotaan yang berkelanjutan.***(ZAF)/ZAF

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: IRA

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X