WartaPesona.com - Semakin banyaknya penduduk perkotaan dan pertumbuhan ekonomi telah menggerus lahan-lahan subur di sekitar kota. Pertanyaannya, bagaimana kita bisa memenuhi kebutuhan pangan warga perkotaan di tengah kelangkaan lahan ini? Jawabannya ada pada konsep "pertanian vertikal".
Baca Juga: Revolusi Hijau 2.0: Teknologi Mutakhir untuk Pertanian Berkelanjutan
Pertanian vertikal memanfaatkan ruang secara optimal dengan menanam tanaman pada rak-rak bertingkat, alih-alih menanam secara horizontal. Sistem ini terbukti jauh lebih produktif per satuan luas lahan. Selain itu, pertanian vertikal juga lebih efisien dalam penggunaan air dan nutrisi, serta bebas dari serangan hama.
Baca Juga: Pertanian Masa Depan: Menyatukan Tradisi dan Inovasi untuk Mencapai Keberlanjutan
Beragam teknologi mutakhir mendukung keberhasilan pertanian vertikal, seperti hidroponik, akuaponik, dan aeroponik. Sistem pencahayaan buatan, kontrol iklim, dan otomatisasi memastikan tanaman tumbuh optimal meski berada di dalam bangunan. Bahkan energi terbarukan bisa dimanfaatkan untuk menjalankan seluruh sistem.
Baca Juga: Pertanian Berkelanjutan: Menjaga Kelestarian Bumi Melalui Praktik Ramah Lingkungan
Konsep ini sudah terbukti sukses diterapkan di berbagai kota besar di dunia. Sayuran, buah-buahan, bahkan produk peternakan dapat diproduksi secara vertikal. Ke depan, pertanian vertikal berpotensi menjadi solusi handal untuk menjamin ketahanan pangan perkotaan yang berkelanjutan.***(ZAF)/ZAF
Artikel Terkait
Kontroversi Kasus Vina, Hotman Paris: 5 Terpidana Sebut Pegi Bukan Pelaku. Pakar Hukum Anggap Polisi Tidak Berwenang Menghapus DPO
Inilah Nama Para Tersangka Korupsi Timah, Kerugian Negara Bertambah Jadi Rp300 Triliun. Mantan Dirjen Minerba ESDM Terlibat
Jokowi Tetapkan Tapera, PDI-P: Rakyat Kecil Jangan Diminta Biayai Hal Besar