Materi manasik meliputi tata cara ibadah haji, aturan selama di pesawat, larangan ihram, hingga filosofi spiritual dari tiap rangkaian ibadah.
Ini memberikan bekal menyeluruh agar jemaah tidak hanya berangkat secara fisik, tetapi juga secara ruhani.
Kabar baik juga datang dari proses pelunasan biaya haji. Hilman menyampaikan bahwa pelunasan jemaah reguler sudah melebihi target, dengan surplus lebih dari 5.000 jemaah.
Sementara untuk jemaah khusus, semua telah melunasi biaya dan dinyatakan istithaah oleh Kementerian Kesehatan.
Selain itu, proses pemvisaan terus berlangsung, dengan lebih dari 100 ribu jemaah telah memperoleh visa per 19 April 2025.
Dengan semangat manasik nasional ini, Kemenag berharap para jemaah dapat menjadi pribadi yang mandiri dan siap secara total, baik dalam menghadapi tantangan fisik maupun dalam mendalami makna spiritual dari ibadah haji.
“Insyaallah, ini adalah langkah awal menuju haji yang mabrur dan penuh makna,” tutup Hilman.
Jika Anda membutuhkan versi yang lebih singkat untuk siaran pers atau poin-poin talking points, saya juga bisa bantu.***
Artikel Terkait
Hak Angket Haji 2024, soal alokasi kuota tambahan Kemenag jelaskan begini
Masih banyak daerah tak maksimal manfaatkan dana bantuan pesantren, Kemenag ingatkan hal ini
Begini jawaban Kemenag soal 5 rekomendasi Pansus Angket Haji 2024 DPR RI
Biaya Haji 2025 Turun: Jemaah Cukup Bayar Rata-rata Rp55,43 Juta, Kemenag dan DPR Sepakati Penurunan BPIH
269 Ribu Guru Dapatkan Kesempatan Ikuti PPG Kemenag Mulai Maret 2025, Ini Syaratnya
BTPN Syariah Resmi Jadi Lembaga Keuangan Syariah Penerima Wakaf Uang, Kemenag: Langkah Strategis Perkuat Ekosistem Wakaf
Tidak Ada Sekolah Selama Ramadhan? Kemenag Memiliki Wacana untuk Meliburkan Sekolah Selama Ramadhan untuk Menyeimbangkan Ibadah dan Pembelajaran
1.000 Dai Kemenag Sambut Ramadan: Misi Dakwah ke Wilayah 3T dan Luar Negeri
Berkah Ramadan: Kemenag Salurkan Kurma Raja Salman ke Seluruh Indonesia
Mudik Gratis Kemenag 1446 H: Perjalanan Penuh Berkah Menuju Kampung Halaman