1.000 Dai Kemenag Sambut Ramadan: Misi Dakwah ke Wilayah 3T dan Luar Negeri

photo author
Anne Ardianti, Warta Pesona
- Kamis, 27 Februari 2025 | 13:53 WIB
Dirjen Bimas Islam Abu Rokhmad lepas keberangkatan dai dan daiyah. (Foto: kemenag.go.id)
Dirjen Bimas Islam Abu Rokhmad lepas keberangkatan dai dan daiyah. (Foto: kemenag.go.id)

 

WartaPesona.com- Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan 1446 H, Kementerian Agama (Kemenag) kembali menjalankan program pengiriman dai dan daiyah ke wilayah 3T (Terdepan, Terluar, Tertinggal), wilayah khusus, hingga luar negeri.

Sebanyak 1.000 dai dari berbagai daerah di Indonesia siap bertugas untuk menguatkan pemahaman keislaman, mempererat harmoni sosial, serta memberikan solusi terhadap permasalahan sosial dan budaya di daerah yang mereka layani.

Pelepasan resmi para dai ini dilaksanakan pada Rabu, 26 Februari 2025, di Jakarta dalam acara Ceremony Pembekalan dan Pelepasan Dai ke Wilayah 3T, Wilayah Khusus, dan Imam Diaspora Indonesia di Luar Negeri Tahun 2025.

Baca Juga: Tol Yogyakarta–Bawen: Gerbang Baru Konektivitas, Ekonomi Melesat

Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam (Bimas Islam), Abu Rokhmad, secara simbolis menyerahkan bendera merah putih kepada perwakilan dai sebagai tanda dimulainya misi dakwah mereka selama Ramadan.

Dakwah di Wilayah 3T: Memperkuat Keislaman dan Kebersamaan
Program pengiriman dai ke wilayah 3T sudah menjadi agenda rutin Kemenag sejak 2022 dan terus berkembang untuk menjangkau lebih banyak daerah.

Para dai yang bertugas di wilayah perbatasan akan berperan penting dalam meningkatkan pemahaman agama berbasis nilai-nilai kearifan lokal serta membangun toleransi di tengah masyarakat yang beragam.

Baca Juga: Puasa Nyaman Tanpa Sakit Kepala: Pilih Makanan Rendah Gula untuk Stamina Optimal

Selain memberikan bimbingan keagamaan, mereka juga diharapkan mampu membantu masyarakat menghadapi tantangan sosial, seperti pendidikan, ekonomi, dan ketahanan keluarga.

Keberadaan dai diharapkan mampu menjadi jembatan komunikasi antara masyarakat dengan pemerintah dalam mewujudkan kehidupan yang lebih sejahtera.

Dai Indonesia Go Global: Perkuat Dakwah di Mancanegara
Pada tahun ini, Kemenag juga memperluas cakupan dakwah hingga ke luar negeri.

Lima dai dikirim ke Australia, Jerman, dan Selandia Baru sebagai bagian dari upaya memperluas akses layanan keagamaan bagi diaspora Indonesia di luar negeri.

Para dai yang diberangkatkan ke mancanegara merupakan peraih juara Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat nasional, sehingga kehadiran mereka juga menjadi representasi keunggulan dakwah Indonesia di kancah internasional.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Anne Ardianti

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Donald Trump: Kami Jadi Penjaga Selat Hormuz

Selasa, 14 Juli 2026 | 08:51 WIB
X