opini

The Beatles, Eric Clapton dan Kisah Tiga Lagu Cinta Legendaris dari Dua Pria Untuk Satu Perempuan yang Sama

Kamis, 2 Juli 2026 | 07:02 WIB

Baca Juga: Ada Festival Biak Munara Wampasi di Kabupaten Biak Numfor, Papua

Tetapi setiap karya seni yang abadi hampir selalu melewati empat tahap: cinta, kehilangan, pemaknaan, lalu penciptaan.

Love. Loss. Meaning. Art.

Di situlah cinta berhenti menjadi pengalaman pribadi dan mulai menjadi warisan peradaban.

Dalam kerangka itu, cinta bukan sekadar perasaan, melainkan benih yang menunggu bertumbuh. Kehilangan memecahkan hatinya, pemaknaan merangkai kembali serpihan-serpihannya, dan penciptaan mengubahnya menjadi keindahan yang dapat diwariskan kepada orang lain.

Baca Juga: Ada Festival Biak Munara Wampasi di Kabupaten Biak Numfor, Papua

Tanpa keempat tahap itu, cinta hanya menjadi kenangan seorang manusia. Ia belum menjelma menjadi bahasa yang mampu hidup di hati jutaan manusia

Cinta yang tak berhasil menjaga sebuah rumah tangga, bisa saja justru menjaga ingatan kolektif manusia.

Di tangan seniman, kegagalan bukan titik akhir, melainkan medium untuk mempertanyakan apa arti bahagia, setia, dan dewasa.

Di titik itulah, kisah pribadi berhenti menjadi gosip, dan mulai menjadi bahan baku perenungan bersama.

George Harrison pertama kali bertemu Pattie Boyd pada tahun 1964 ketika syuting film A Hard Day’s Night.

Waktu itu The Beatles sedang ada di puncak Beatlemania. Dunia mengenal George sebagai gitaris yang tenang, lebih tertarik kepada pencarian spiritual daripada sorotan kamera.

Ketika ia menulis Something, ia tidak menggambarkan kecantikan Pattie dengan cara yang lazim. Tidak ada pujian tentang mata, rambut, atau bentuk wajah. Lagu itu hanya dimulai dengan satu pengakuan yang sangat sederhana.

“Something in the way she moves…”

Ada sesuatu. Kata “sesuatu” itulah yang justru menjadi pusat lagu tersebut.

Halaman:

Tags

Terkini

Tak Cukup Ashabiyah Hambalang

Kamis, 23 Juli 2026 | 08:30 WIB

Ke Baduy Saja, Tak Perlu ke Singapura

Selasa, 21 Juli 2026 | 18:57 WIB

Ketika Sepak Bola Menjadi Sejenis Agama Modern

Senin, 20 Juli 2026 | 12:48 WIB

Rezeki Yang Menular

Senin, 20 Juli 2026 | 09:24 WIB

Simpul Nominee Rumah Sentul

Kamis, 16 Juli 2026 | 08:55 WIB

Jawaban Awal Seputar Jaksa

Sabtu, 11 Juli 2026 | 07:22 WIB

“Seandainya saya Jaksa Agung”

Kamis, 9 Juli 2026 | 14:12 WIB