Baca Juga: Diskusi Yang Menghadirkan Budiman Sudjatmiko di UGM Terhenti Setelah Digeruduk Mahasiswa
Bangsa Arab kala itu menamai tahun berdasarkan peristiwa besar yang terjadi. Ada Tahun Gajah ketika pasukan Abrahah datang menyerang Ka'bah. Ada Tahun Duka saat Khadijah dan Abu Thalib wafat. Ada Tahun Perpisahan saat Haji Wada'.
Bayangkan sistem ini dipakai di zaman modern.
"Kapan nuan lahir?"
"Saya lahir saat H Dadan cs ditangkap, wak."
"Masuk kuliah tahun berapa, wak?"
"Tahun saat listrik di Pulau Sumatra blackout."
"Akang menikah kapan?"
"Tahun Bupati Pati ditangkap KPK”
Arsip negara bisa berubah menjadi lomba tebak-tebakan. Awalnya sistem ini tidak masalah. Masalah muncul ketika wilayah Islam berkembang sangat cepat. Dari Jazirah Arab, pengaruh Islam menjalar ke Persia, Syam, Mesir, dan berbagai wilayah lain. Surat-menyurat antarprovinsi makin ramai.
Lalu datanglah momen yang bisa disebut sebagai "krisis administrasi nasional." Gubernur Persia, Abu Musa al-Asy'ari, mengirim surat kepada Umar bin Khattab. Keluhannya sederhana tetapi mematikan. Ia menerima surat yang hanya bertuliskan bulan Syakban. Selesai. Tidak ada tahun.
Ente bayangkan menerima surat resmi negara yang isinya seperti ini. "Rapat akan dilaksanakan pada bulan Syakban." Syakban yang mana? Syakban tahun ini? Syakban tahun lalu? Atau Syakban ketika dinosaurus ingin menikmati malam Jumat?
Masalah ini membuat Umar bin Khattab mengumpulkan para sahabat besar. Hadir tokoh-tokoh kelas berat seperti Ali bin Abi Thalib, Utsman bin Affan, Abdurrahman bin Auf, dan lainnya.
Kalau sekarang mungkin setara rapat kabinet yang benar-benar fokus bekerja, bukan rapat yang hasilnya hanya foto bersama dan kalimat sakti "akan dikaji lebih lanjut."
Muncullah berbagai usulan. Ada yang mengusulkan kalender dimulai dari kelahiran Nabi. Ada yang mengusulkan dari masa kenabian. Ada yang mengusulkan dari wafat Nabi. Lalu Ali bin Abi Thalib mengusulkan sesuatu yang brilian, jadikan peristiwa hijrah sebagai titik awal.
Artikel Terkait
Pesan Profetik Film Jangan Buang Ibu
HIPMI Kota Bekasi Buka Jejaring Wirausaha Dengan Menyelenggarakan Turnamen Padel Padelora Fest
Israel Menganggap Tidak Terikat Oleh Perdamaian Iran-Amerika
Dua Terduga Pelaku Usaha Penculikan di Perumahan Pantai Indah Kapuk Jakarta Ditangkap
Upaya Penculikan Seseorang di Perumahan Pantai Indah Kapuk Jakarta Dilatari Oleh Cinta Yang Tidak Direstui