Kisah 108 Solusi Presiden Prabowo Subianto

photo author
Tim Warta Pesona 01, Warta Pesona
- Senin, 8 Juni 2026 | 10:02 WIB

Mengulas buku Problem Solving Ala Presiden Prabowo: Presiden Solusi (2026)

Oleh Denny JA

WartaPesona.com - Pak Slamet tidak pernah membayangkan bahwa musuh terbesarnya bukan hama, bukan pula harga pupuk. Musuh terbesarnya adalah kekeringan.

Di awal 2024, sawahnya di Indramayu mulai retak-retak. Tanah yang biasanya hijau berubah menjadi hamparan cokelat yang pecah seperti kulit yang kehabisan darah.

Ketika hampir satu juta hektare sawah Indonesia mengalami kekurangan air, masa depan jutaan keluarga ikut terancam. Lalu datanglah bantuan pompa air dari pemerintah.

Baca Juga: Tasawuf Demokrasi, Dari Kotak Suara Menuju Puncak Kesadaran Bernegara

Pemerintah melalui Kementerian Pertanian meluncurkan program bantuan pompa air besar-besaran.

Sebanyak 77.270 pompa diesel dan pompa listrik disalurkan sepanjang 2024–2025, lalu ditambah 11.000 pompa lagi pada 2026 untuk membantu petani mengambil air dari sungai, embung, dan sumber air terdekat.

Ketika pompa itu mulai bekerja, air kembali mengalir ke sawah Pak Slamet. Padi yang hampir mati perlahan hidup kembali. Panen yang semula diperkirakan gagal akhirnya terselamatkan.

Bagi sebagian orang, itu hanya bantuan pompa. Namun bagi keluarga Pak Slamet, itu adalah penyelamatan masa depan.

Baca Juga: MotoGP 2026: Marco Bezzecchi Mimimpin Klasemen Sementara Setelah Marc Marquez Memenangi GP Hungaria

Anak Pak Slamet tetap bisa bermimpi kuliah. Kisah itu tampak sederhana. Namun justru di situlah makna sebuah kebijakan publik diuji.

Sebab ketahanan pangan sebuah bangsa sering kali dimulai dari satu hal yang sederhana: air yang berhasil tiba tepat waktu di sawah petani.

Dan kisah sejenis itu hanyalah satu dari 108 solusi yang didokumentasikan dalam buku ini.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: IRA WP

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Tak Cukup Ashabiyah Hambalang

Kamis, 23 Juli 2026 | 08:30 WIB

Ke Baduy Saja, Tak Perlu ke Singapura

Selasa, 21 Juli 2026 | 18:57 WIB

Ketika Sepak Bola Menjadi Sejenis Agama Modern

Senin, 20 Juli 2026 | 12:48 WIB

Rezeki Yang Menular

Senin, 20 Juli 2026 | 09:24 WIB

Simpul Nominee Rumah Sentul

Kamis, 16 Juli 2026 | 08:55 WIB

Jawaban Awal Seputar Jaksa

Sabtu, 11 Juli 2026 | 07:22 WIB

“Seandainya saya Jaksa Agung”

Kamis, 9 Juli 2026 | 14:12 WIB

Mengapa Manusia Suka Menonton Sepak Bola?

Selasa, 7 Juli 2026 | 06:43 WIB
X