Elon Musk, Thomas Alva Edison, dan Mengapa Kita Perlu Inovator?

photo author
Tim Warta Pesona 01, Warta Pesona
- Minggu, 7 Juni 2026 | 10:03 WIB

Oleh Denny JA

WartaPesona.com - Seorang investor tua berkata: “Uang terbesar yang pernah saya peroleh bukan datang ketika saya menemukan perusahaan yang menghasilkan laba.”

“Uang terbesar datang ketika saya menemukan perusahaan yang mengubah cara manusia hidup.”

Ketika itu saya belum sepenuhnya memahami makna kalimat tersebut.

Baca Juga: Rute Lalu Lintas Ketika Car Free Day Berlangsung di Jalan HR Rasuna Said

Namun bertahun-tahun kemudian, ketika melihat bagaimana telepon pintar mengubah cara manusia berkomunikasi, bagaimana internet mengubah perdagangan, dan bagaimana kecerdasan buatan mulai mengubah cara manusia bekerja, saya mengerti satu hal yang sangat penting.

Kekayaan terbesar dalam sejarah hampir selalu mengikuti inovasi terbesar dalam sejarah.

Di balik setiap lompatan peradaban, selalu ada sosok yang tidak sekadar mencari keuntungan. Ia mengubah cara manusia hidup, bekerja, berpikir, dan bermimpi.

Dunia mengenang mereka bukan karena jumlah uang yang mereka miliki. Dunia mengenang mereka karena mereka mengubah arah zaman.

Baca Juga: Car Free Day di Jalan HR Rasuna Said Rutin Digelar Setiap Minggu Mulai Hari Ini, Pukul 05.30 Sampai 09.00 WIB

Tidak semua pengusaha adalah inovator penggerak zaman. Tidak semua penemu adalah inovator penggerak zaman.

Pengusaha biasa membangun perusahaan. Penemu biasa menciptakan sesuatu yang baru. Namun inovator penggerak zaman membuat sesuatu yang jauh lebih besar: mereka mengubah perilaku kolektif manusia dalam skala peradaban.

Banyak orang menemukan teknologi. Hanya sedikit yang mampu mengubah teknologi menjadi kebiasaan baru umat manusia.

Banyak orang membangun bisnis yang sukses. Hanya sedikit yang mampu menciptakan industri yang sebelumnya tidak ada.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: IRA WP

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Tak Cukup Ashabiyah Hambalang

Kamis, 23 Juli 2026 | 08:30 WIB

Ke Baduy Saja, Tak Perlu ke Singapura

Selasa, 21 Juli 2026 | 18:57 WIB

Ketika Sepak Bola Menjadi Sejenis Agama Modern

Senin, 20 Juli 2026 | 12:48 WIB

Rezeki Yang Menular

Senin, 20 Juli 2026 | 09:24 WIB

Simpul Nominee Rumah Sentul

Kamis, 16 Juli 2026 | 08:55 WIB

Jawaban Awal Seputar Jaksa

Sabtu, 11 Juli 2026 | 07:22 WIB

“Seandainya saya Jaksa Agung”

Kamis, 9 Juli 2026 | 14:12 WIB

Mengapa Manusia Suka Menonton Sepak Bola?

Selasa, 7 Juli 2026 | 06:43 WIB
X