Kelemahan utama buku ini adalah kedekatannya dengan pemerintahan yang sedang berkuasa. Ia berisiko dianggap lebih menonjolkan keberhasilan dibanding mengulas kegagalan, hambatan, atau kritik secara setara.
Namun justru karena itulah buku ini penting dibaca: bukan sebagai putusan akhir, melainkan sebagai dokumen awal yang menyediakan data, klaim, dan capaian yang kelak dapat diuji, diverifikasi, dikritik, atau dibenarkan oleh sejarah.
Tanpa dokumentasi seperti ini, publik hanya mewarisi opini; dengan dokumentasi, publik memiliki bahan untuk membuat evaluasi yang lebih objektif.
Dua buku di bawah ini dapat memperkaya wawasan kita. tentang buku Presiden Solusi diatas. Buku pertama berjudul The Fifth Risk, ditulis oleh Michael Lewis, 2018
Buku ini menjelaskan bahwa fungsi utama pemerintah sering kali tidak terlihat oleh publik. Banyak pekerjaan negara justru berkaitan dengan mencegah krisis sebelum krisis itu terjadi.
Lewis menunjukkan bagaimana birokrasi yang kompeten dapat menyelamatkan jutaan orang tanpa pernah muncul di halaman depan surat kabar.
Gagasan ini relevan dengan Presiden Solusi. Banyak program yang tercatat dalam buku tersebut tidak spektakuler secara politik. Namun dampaknya sangat besar.
Pompa air bagi petani, distribusi pupuk, perbaikan data bantuan sosial, dan reformasi pelayanan publik mungkin tampak administratif. Namun justru program-program itulah yang menentukan kualitas hidup rakyat sehari-hari.
Buku Lewis mengajarkan bahwa negara yang baik bukan negara yang paling banyak berpidato, melainkan negara yang paling efektif mengelola risiko sebelum menjadi bencana.
Buku kedua: How Change Happens. Penulisnya Duncan Green, 2016
Duncan Green menjelaskan bahwa perubahan sosial hampir tidak pernah terjadi melalui satu kebijakan besar yang heroik. Perubahan biasanya lahir dari akumulasi ratusan langkah kecil yang saling memperkuat.
Perspektif ini membantu kita memahami mengapa buku Presiden Solusi memilih menampilkan 108 kasus yang berbeda.
Tidak ada satu program yang dapat menyelesaikan seluruh persoalan bangsa. Kemajuan lahir dari gabungan berbagai kebijakan yang bekerja secara simultan.
Perubahan ekonomi membutuhkan investasi. Investasi membutuhkan infrastruktur. Infrastruktur membutuhkan energi. Energi membutuhkan regulasi. Regulasi membutuhkan birokrasi yang efektif. Semua saling terhubung.
Oleh karena itu, kekuatan buku ini bukan pada satu solusi tunggal, melainkan pada gambaran besar mengenai bagaimana berbagai solusi bekerja bersama membentuk arah pembangunan nasional.
Artikel Terkait
Marco Bezzecchi Pimpin Klasemen MotoGP 2026 Setelah Marc Marquez Menangi Sprint Race GP Hungaria
Car Free Day di Jalan HR Rasuna Said Rutin Digelar Setiap Minggu Mulai Hari Ini, Pukul 05.30 Sampai 09.00 WIB
Rute Lalu Lintas Ketika Car Free Day Berlangsung di Jalan HR Rasuna Said
Elon Musk, Thomas Alva Edison, dan Mengapa Kita Perlu Inovator?
Car Free Day Pertama di Jalan HR Rasuna Said Jakarta Berlangsung Meriah, Wisatawan Mancanegara Datang