Baca Juga: Sudah pernah ke Kebun Raya Purwodadi? Ada apa saja, cari tahu di Sini
"Para peserta diharapkan mampu memberikan inovasi-inovasi kolaborasi dan adaptasi terhadap tantangan yang ada.
Teman-teman diharapkan juga menjadi pemecah masalah baik di destinasi wisata, desa-desa wisata, maupun daya tarik wisata. Program ini telah dilaksanakan sejak Mei 2023," ungkapnya.
Fransiskus berharap, para peserta mampu menghasilkan project plan yang terukur dan dapat diimplementasikan, serta merumuskan pemikiran dan rencana aksi yang konkret di destinasi-destinasi yang mereka pilih.
Baca Juga: Ngeri, bunga ini bernama anggrek hantu, aroma dan tempat tumbuhnya spesial
Dengan demikian, para peserta diharapkan mampu menciptakan terobosan sebagai penggerak kemajuan sektor pariwisata ke depan.
Dalam upaya meningkatkan kualitas tata kelola pariwisata, Kemenparekraf berkomitmen untuk terus mendukung inovasi dan kolaborasi di industri pariwisata.
Para peserta program diharapkan dapat berperan aktif dalam menciptakan perubahan positif dalam pengembangan destinasi wisata, sehingga sektor pariwisata Indonesia dapat semakin unggul dan berkelanjutan.
Baca Juga: Wisata sejarah di Museum TNI AD Yogyakarta, mengenang perjuangan pahlawan merebut kemerdekaan RI
Acara tersebut juga dihadiri oleh para pejabat eselon I dan II di lingkungan Kemenparekraf/Baparekraf, baik yang menghadiri secara daring maupun luring. Hal ini menunjukkan komitmen dari pihak terkait untuk bersama-sama mengatasi tantangan dan mendorong kemajuan sektor pariwisata Indonesia.*** (AA)
Artikel Terkait
Keunikan Tanjak Melayu: Menparekraf Memesan Topi Khas Saat Hadiri Bajafash Batam
Menparekraf Dorong Finalis AKI Kota Batam Mengekspansi Pasar dengan Gairahkan Ekonomi Lokal
Kementerian BUMN Menyediakan Solusi Terbaik untuk Kreditur Istaka Karya
Masa Depan Gemilang: Generasi Muda Penentu Ekonomi Indonesia!
Memahami Makna dan Pentingnya Dilestarikan: Tradisi 'Tepung Tawar' dalam Budaya Indonesia
Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno Mengangkat Pulau Penyengat sebagai Pusat Studi Budaya Melayu Islam Global
Sudah tahu belum? Patung Selamat Datang Jakarta dibuat di Sleman Yogyakarta, lho
Lezatnya Kuliner Batam ala Food Vlogger: Menparekraf Review Produk Peserta Workshop KaTa Kreatif
Menuju Indonesia Emas 2045: Peran Ekonomi Kreatif Menjadi Pilar Utama Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif
Sukses dalam Setahun Program #NgeShortsBareng: 300 UMKM Diberdayakan oleh Menparekraf