WartaPesona.com - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) berupaya mencari solusi terbaik dengan bantuan perusahaan-perusahaan BUMN dan Perusahaan Pengelolaan Aset (PPA) untuk mengatasi masalah yang terkait dengan perusahaan Istaka Karya.
Menteri BUMN, Erick Thohir, menyatakan bahwa kementerian tersebut memiliki berbagai rencana untuk menyelesaikan masalah yang dihadapi oleh kreditur dari berbagai Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang belum terselesaikan sejak tahun 2013, dan pada tahun 2022, Istaka Karya telah diputuskan sebagai pailit oleh pengadilan.
Baca Juga: Sikap Empati Erick Thohir Terhadap Korban Kanjuruhan: Elegan dan Penuh Kasih
Erick Thohir menegaskan bahwa mereka berkomitmen untuk menuntaskan masalah ini yang telah ada sejak sebelum dia menjabat sebagai Menteri BUMN.
Mereka bersedia bekerja keras untuk mengatasi permasalahan yang telah ditinggalkan oleh Istaka Karya, dan dampaknya kepada UMKM dan vendor-vendor pembangunan infrastruktur.
Solusi akan dicapai melalui proses pengadilan di Jakarta Pusat, dan kurator serta kreditur akan mengumumkan perkembangannya.
Istaka Karya memiliki sejarah mengerjakan berbagai proyek infrastruktur yang melibatkan banyak UMKM dan vendor pembangunan, termasuk Proyek Jalan Tol Ir Sedyatmo tahun 2007-2008, yang belum dibayar oleh Istaka Karya sejak 2011.
Pada tahun 2013, perusahaan ini mengalami Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) dan utangnya diubah menjadi saham melalui proses homologasi.
Namun, pada tahun 2022, Pengadilan Negeri Jakarta Pusat memutuskan Istaka Karya sebagai pailit.
Baca Juga: Kisah Mengharukan: Erick Thohir Berbagi Kebahagiaan dengan Ibu Ojol Hebat
Kemudian, pada Maret 2023, perusahaan ini resmi dibubarkan berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 13 Tahun 2023.
Meskipun demikian, Kementerian BUMN dan perusahaan BUMN-PPA terus berupaya mencari solusi terbaik.
Rencananya, pada tanggal 4 Agustus mendatang, majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, kurator, dan kreditur akan mengumumkan penyelesaian kreditur UMKM dan kreditur lainnya, termasuk proses pelelangan aset milik Istaka Karya.
Baca Juga: Erick Thohir Mendominasi Dukungan Generasi Z dan Milenial untuk Cawapres
Salah satu skema yang akan dilakukan adalah melelang aset jaminan utang PPA, dan sebagian dari dana hasil lelang tersebut akan digunakan untuk membayar kreditur-kreditur UMKM yang terdaftar dalam daftar kreditur. Hal ini diungkapkan oleh Erick Thohir. ***
Artikel Terkait
Erick Thohir: Kehilangan Keluarga Korban di Kanjuruhan Tak Tergantikan
Erick Thohir: PSSI Mendukung Hukuman Maksimal setelah Tragedi Kanjuruhan
Kisah Mengharukan: Erick Thohir Berbagi Kebahagiaan dengan Ibu Ojol Hebat
Sikap Empati Erick Thohir Terhadap Korban Kanjuruhan: Elegan dan Penuh Kasih