Ngeri, bunga ini bernama anggrek hantu, aroma dan tempat tumbuhnya spesial

photo author
- Senin, 31 Juli 2023 | 22:16 WIB
Bunga Anggrek Hantu (Gastrodia bambu), spesies langka dari kelompok holomikotropik. ( LIPI)
Bunga Anggrek Hantu (Gastrodia bambu), spesies langka dari kelompok holomikotropik. ( LIPI)

WartaPesona.com - Di antara banyak ragam bunga anggrek di dunia, Indonesia punya koleksi yang paling langka dan unik. Namanya, anggrek hantu.

Bunga anggrek hantu ini berbentuk unik seperti lonceng, dengan warna coklat gelap, dan pada bagian bibir bunga berbentuk tombak bercorak jingga.

Kesan ngeri pada bunga anggrek hantu ini juga didukung oleh aromanya yang seperti bau ikan busuk.

Ditambah lagi bunga langka ini hanya tumbuh di kawasan gunung yang dianggap keramat, yaitu Gunung Merapi di Yogyakarta, dan Gunung Pangrango di Jawa Barat.

Baca Juga: Wisata sejarah di Museum TNI AD Yogyakarta, mengenang perjuangan pahlawan merebut kemerdekaan RI

Bunga anggrek hantu mulai dipublikasikan keberadaannya pada tahun 2017 oleh Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI).

Spesies baru anggrek dari kelompok holomikotropik ini juga telah terbit di jurnal ilmiah internasional Phytotaxa.

Mengutip laman lipi.go.id, spesies baru anggrek hantu ini diberi nama ilmiah Gastrodia bambu.

Peneliti yang mempublikasikan spesies baru anggrek itu adalah Destario Metusala, peneliti LIPI dari Balai Konservasi Tumbuhan (BKT) Kebun Raya Purwodadi bersama peneliti biologi konservasi Universitas Indonesia, Jatna Supriatna.

Baca Juga: Wisata Geoheritage Lava Bantal Berbah Sleman Yogyakarta, batuan vulkanik purba yang unik dan estetik

Dari hasil penelitiannya itu, anggrek hantu tidak berklorofil sehingga tidak dapat berfotosintesis, namun juga tidak bersifat parasit.

Karena itu, seluruh daur hidupnya menggantungkan suplai nutrisi organik melalui simbiosis dengan jamur mikoriza.

Anggrek hantu yang masuk kelompok holomikotropik ini hanya muncul pada satu periode pendek antara dua hingga minggu dalam setahun.

Selain itu, anggrek hantu ini juga berbunga secara tiba-tiba. Muncul dari permukaan tanah atau serasah, dan setelah satu hingga dua minggu akan layu, busuk, lalu lenyap.

Baca Juga: Sudah tahu belum? Patung Selamat Datang Jakarta dibuat di Sleman Yogyakarta, lho

Bunga anggrek hantu ini juga tak banyak punya kombinasi warna yang mencolok, hanya berkisar pada putih, kekuningan, hingga kecoklatan.

Dari hasil penelitian pula, diketahui anggrek hantu ini menyukai habitat yang gelap, lembap, dan selalu berdekatan dengan rumpun bambu lebat yang sudah tua.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Anne Ardianti

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Ada Festival Iraw Tengkayu di Kalimantan Utara

Sabtu, 4 Juli 2026 | 06:18 WIB
X