Sebagian tercatat dalam laporan keuangan miliaran dolar. Sebagian lagi hanya masuk ke sebuah kaleng kecil di samping gerobak gorengan sebagai beberapa lembar uang tambahan.
Yang pertama disebut pendapatan. Yang kedua mungkin tidak pernah masuk statistik.
Tetapi bagi seseorang yang malam itu membawanya pulang untuk membeli beras dan susu anaknya, namanya jauh lebih sederhana: rezeki yang menular.***
*Ahmadie Thaha ialah penulis dan kolumnis
Artikel opini tersebut tidak mewakili pandangan redaksi