opini

Elon Musk, Thomas Alva Edison, dan Mengapa Kita Perlu Inovator?

Minggu, 7 Juni 2026 | 10:03 WIB

Dari pertanyaan itulah lahir berbagai perusahaan yang kemudian mengubah industri global.

Melalui Tesla, Musk tidak sekadar menjual mobil listrik. Ia memaksa industri otomotif dunia mempercepat transisi energi.

Sebelum Tesla menjadi fenomena global, banyak produsen mobil besar menganggap kendaraan listrik hanya pasar kecil yang tidak menjanjikan.

Sekarang hampir seluruh perusahaan otomotif terbesar dunia berlomba memasuki pasar yang sama.

Melalui SpaceX, Musk mengerjakan sesuatu yang sebelumnya dianggap mustahil. Ia menciptakan roket yang dapat digunakan kembali.

Sebelum SpaceX, peluncuran roket mirip seperti membuang pesawat setelah satu kali penerbangan. Biayanya sangat mahal. SpaceX mengubah logika ekonomi ruang angkasa.

Melalui Starlink, ia membangun jaringan satelit yang menghubungkan wilayah-wilayah terpencil yang selama puluhan tahun berada di luar jangkauan internet.

Melalui berbagai investasi pada kecerdasan buatan, robotika, dan teknologi energi, ia berusaha mempercepat berbagai kemungkinan yang sebelumnya hanya hidup dalam novel fiksi ilmiah.

Sedikit orang mengingat bahwa Edison mengalami ribuan kegagalan sebelum menemukan sistem penerangan listrik yang layak digunakan secara massal.

Ketika ditanya mengenai kegagalan itu, ia menjawab bahwa dia tidak gagal. Ia hanya menemukan ribuan cara yang tidak berhasil.

Musk pun melewati jalan yang tidak lebih mudah. Pada tahun 2008, ketika krisis keuangan melanda dunia, Tesla hampir kehabisan uang dan tiga peluncuran awal SpaceX berakhir dengan ledakan.

Di ambang kebangkrutan, ia tetap bertahan. Kadang yang mengubah sejarah bukan mereka yang paling cerdas, melainkan mereka yang paling lama menolak menyerah.

Tentu saja Musk bukan sosok tanpa kontroversi.

Ia sering mengeluarkan pernyataan yang mengundang perdebatan. Ia membuat keputusan yang dipandang terlalu berani. Sebagian proyeknya gagal. Sebagian janjinya belum terwujud.

Namun sejarah tidak selalu diubah oleh orang-orang yang sempurna. Sering kali sejarah diubah oleh mereka yang berani membayangkan sesuatu yang belum ada.

Halaman:

Tags

Terkini

Mengapa Dolar AS Menembus Rp18.000?

Sabtu, 6 Juni 2026 | 11:07 WIB

Memelihara Harapan di Tengah Kesulitan

Sabtu, 6 Juni 2026 | 09:54 WIB

Belajar Merawat Alam dari Leluhur Nusantara

Jumat, 5 Juni 2026 | 13:12 WIB

Hantu Kurs Dolar

Jumat, 5 Juni 2026 | 06:39 WIB

Menguji Ramalan Leluhur di Tengah Zaman Kacau

Selasa, 2 Juni 2026 | 10:47 WIB

Tan Malaka dan Keberanian Berpikir

Selasa, 2 Juni 2026 | 09:10 WIB

Lima Sila sebagai Lima Luka

Senin, 1 Juni 2026 | 12:54 WIB

Abu Janda Versus Permadi Arya

Senin, 1 Juni 2026 | 09:54 WIB

Kematian dan Kupu-kupu Itu, Adikku

Senin, 1 Juni 2026 | 09:20 WIB

Dua Kali Adil

Senin, 1 Juni 2026 | 07:00 WIB