Oleh Denny JA
WartaPesona.com - Seorang investor tua berkata: “Uang terbesar yang pernah saya peroleh bukan datang ketika saya menemukan perusahaan yang menghasilkan laba.”
“Uang terbesar datang ketika saya menemukan perusahaan yang mengubah cara manusia hidup.”
Ketika itu saya belum sepenuhnya memahami makna kalimat tersebut.
Baca Juga: Rute Lalu Lintas Ketika Car Free Day Berlangsung di Jalan HR Rasuna Said
Namun bertahun-tahun kemudian, ketika melihat bagaimana telepon pintar mengubah cara manusia berkomunikasi, bagaimana internet mengubah perdagangan, dan bagaimana kecerdasan buatan mulai mengubah cara manusia bekerja, saya mengerti satu hal yang sangat penting.
Kekayaan terbesar dalam sejarah hampir selalu mengikuti inovasi terbesar dalam sejarah.
Di balik setiap lompatan peradaban, selalu ada sosok yang tidak sekadar mencari keuntungan. Ia mengubah cara manusia hidup, bekerja, berpikir, dan bermimpi.
Dunia mengenang mereka bukan karena jumlah uang yang mereka miliki. Dunia mengenang mereka karena mereka mengubah arah zaman.
Tidak semua pengusaha adalah inovator penggerak zaman. Tidak semua penemu adalah inovator penggerak zaman.
Pengusaha biasa membangun perusahaan. Penemu biasa menciptakan sesuatu yang baru. Namun inovator penggerak zaman membuat sesuatu yang jauh lebih besar: mereka mengubah perilaku kolektif manusia dalam skala peradaban.
Banyak orang menemukan teknologi. Hanya sedikit yang mampu mengubah teknologi menjadi kebiasaan baru umat manusia.
Banyak orang membangun bisnis yang sukses. Hanya sedikit yang mampu menciptakan industri yang sebelumnya tidak ada.