Kasihan Petani, Harga Sawit Ada Yang Hanya Rp600 per Kilogram

photo author
Tim Warta Pesona 01, Warta Pesona
- Sabtu, 30 Mei 2026 | 18:06 WIB
Ilustrasi. (Rosadi Jamani)
Ilustrasi. (Rosadi Jamani)

Baca Juga: Perempuan Muda Yang Meninggal di Hotel di Kebayoran Baru Jakarta Selatan adalah Korban Pembunuhan

Petani melihat buah sawit yang dulu menjadi harapan keluarga kini berubah menjadi simbol ironi. Mereka mengeluarkan modal besar untuk pupuk, perawatan, dan panen, tetapi hasil akhirnya seperti menjual seekor sapi lalu dibayar dengan harga seekor ayam.

Lebih ironis lagi, fenomena ini tidak hanya terjadi di Sumatra Barat. Hampir seluruh sentra sawit rakyat ikut merasakan getarannya. Di Sumatra Selatan, Riau, Jambi, sampai Kalimantan, harga sawit rakyat banyak yang turun ke kisaran Rp2.200 sampai Rp2.800 per kilogram.

Bahkan ada yang hanya Rp1.500 sampai Rp2.000 per kilogram.

Harga plasma masih bertahan jauh lebih tinggi. Sumatra Selatan ada di rentang Rp3.451 sampai Rp3.882 per kilogram.

Riau sekitar Rp3.850 hingga Rp3.890.

Jambi sempat Rp3.818 sebelum turun menjadi sekitar Rp3.303.

Kalimantan Tengah turun ke Rp3.163.

Kalimantan Timur berkisar Rp3.300 sampai Rp3.600.

Bangka Belitung berada di rentang Rp3.153 hingga Rp3.865 per kilogram.

Perbedaannya begitu mencolok hingga terasa seperti dua dunia yang hidup di planet berbeda.

Pemerintah menjelaskan, sityasi ini berkaitan penyesuaian kebijakan ekspor CPO satu pintu. Harga CPO tender disebut sempat turun dari sekitar Rp15.300 menjadi Rp12.150 per kilogram dalam waktu singkat.

Seperti kisah-kisah ekonomi yang sudah terlalu sering terjadi, gelombang pertama mungkin muncul di atas, tetapi tsunami terbesarnya selalu menghantam orang-orang yang berdiri paling bawah.

Kini Apkasindo dan Pemerintah Provinsi Sumatra Barat tengah membahas Pergub untuk mengatur harga sawit rakyat agar memiliki perlindungan seperti sawit plasma. Harapannya, aturan itu bisa terbit pada 2026.

Sebab bila tidak, petani sawit akan terus hidup dalam kisah paling tragis di negeri penghasil sawit terbesar dunia.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: IRA WP

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Simpul Nominee Rumah Sentul

Kamis, 16 Juli 2026 | 08:55 WIB

Jawaban Awal Seputar Jaksa

Sabtu, 11 Juli 2026 | 07:22 WIB

“Seandainya saya Jaksa Agung”

Kamis, 9 Juli 2026 | 14:12 WIB

Mengapa Manusia Suka Menonton Sepak Bola?

Selasa, 7 Juli 2026 | 06:43 WIB

Hantu Selembar Ijazah

Senin, 6 Juli 2026 | 07:06 WIB

Melampaui Hukum

Rabu, 1 Juli 2026 | 08:26 WIB
X