Dia mencontohkan "penurunan tajam jumlah penjual, penurunan konsumen produk rumah tangga, dan merek yang masih belum sepenuhnya terhubung dengan konsumen muda."
Tupperware sudah tidak mampu lagi mendukung operasionalnya akibat penurunan tersebut.
Mengakibatkan PHK
Miguel Fernandez, CEO Tupperware, berjanji akan berusaha mencari solusi untuk sementara.
Baca Juga: Tangkas Hadir Lebih Dekat dengan Konsumen Melalui Showroom Baru di Depok
CEO menyatakan, "Perusahaan sedang melakukan apa saja untuk mengurangi dampak dari kejadian baru-baru ini, dan kami bergerak cepat untuk mencari dana tambahan dan mengatasi posisi keuangan kami.
" Tupperware sekarang mencari kemungkinan penghematan finansial dan PHK.
Perusahaan yang telah beroperasi selama 77 tahun ini baru-baru ini berjuang untuk tetap beroperasi di hadapan bisnis saingan lainnya.
Baca Juga: Memperingati Nuzulul Quran: Menparekraf Ajak Insan Parekraf Tingkatkan Ketakwaan Melalui Al Quran
Tupperware juga telah berusaha untuk melepaskan reputasinya yang tenang dan mulai memikat pelanggan yang lebih muda dengan barang-barang yang lebih baru dan sedang tren.*** (NAZ)
Penulis : Niken Ayu Zahra
Artikel Terkait
Business Model Canvas: Manfaat dan Contoh Penerapan BMC pada Perusahaan
Kamu Harus Tau Pentingnya Strategi Bisnis untuk Perusahaan: Nomor 5 Wajib Kamu Terapkan!
Business Model Canvas (BMC) Strategi untuk Bisnis : Penjelasan 9 Elemen Bisnis Model Canvas
Tips Bisnis : Belajar Sukses dari Ciputra: 7 Kunci Sukses Ala Ciputra
5 Peluang Bisnis Menjanjikan yang Bisa Dimanfaatkan Pasca Pandemi COVID-19
Belajar Sukses dari Eka Tjipta Widjaja: 6 Tips Sukses Ala Pemilik Sinarmas Grop
Belajar Sukses dari Rusdi Kirana: 6 Tips Sukses dari Sang Pengusaha Penerbangan
Inilah Daftar Negara dengan Miliarder Terbanyak di Dunia, Indonesia Termasuk Juga
Kalau Kamu Baru Mulai Bisnis, Jangan Sampai Melakukan Ini!
Hari Raya Idul Fitri Membawa Berkah: Peluang Usaha Hampers Menjelang Hari Raya Idul Fitri