Tupperware Terancam Bangkrut, Apa Penyebabnya?

photo author
Tim Warta Pesona 02, Warta Pesona
- Kamis, 13 April 2023 | 09:46 WIB
Tupperware salah satu wadah kedap udara yang paling populer, banyak orang di dunia yang mengenal merek ini dan setidaknya pernah memakai produk ini satu kali. Ditengah eksistensinya yang memudar, Tupperware juga sedang mengalami kesulitan (tupperware.co.id)
Tupperware salah satu wadah kedap udara yang paling populer, banyak orang di dunia yang mengenal merek ini dan setidaknya pernah memakai produk ini satu kali. Ditengah eksistensinya yang memudar, Tupperware juga sedang mengalami kesulitan (tupperware.co.id)

WartaPesona.com - Saat pertama kali dipasarkan beberapa 77 tahun yang lalu, Tupperware dianggap sebagai "produk ajaib".

Shuttleworth mencatat bahwa dalam beberapa tahun terakhir, pasar telah dibanjiri oleh bisnis yang menyediakan produk pengganti yang lebih murah. Menurut situs resminya, sejarah merek tersebut dimulai ketika Earl Tupper, pendirinya, menemukan Tupperware pada awal tahun 1940-an.


Tupper mendirikan "Tupperware Plastic Company" pada tahun 1944. Ahli kimia Amerika ini adalah pelopor dalam penggunaan polietilen untuk aplikasi rumah tangga.

Baca Juga: Mudik Idul Fitri 2023: Sejarah dan Asal Usul Mudik saat Idul Fitri

Dia meluncurkan Wonderlier Bowl, segel kedap udara yang terkenal dengan desain tepi terbalik pada kaleng cat, dua tahun kemudian, pada tahun 1946. Mangkuk ini menjaga agar makanan tidak mengering, layu, atau kehilangan rasanya di lemari es.


Brownie Wise, seorang wiraniaga Amerika yang inovatif, memainkan peran penting dalam kesuksesan Tupperware. T

upperware home party perdana, titik balik dalam sejarah perusahaan, meluncurkan metode baru untuk menampilkan produknya kepada pelanggan pada tahun 1948.

Baca Juga: Idul Fitri Sebentar Lagi: Ini Dia Rekomendasi Transportasi Untuk Mudik saat Idul Fitri


Tupperware menjadi terkenal pada tahun 1950-an. .Wanita memiliki dampak positif pada pertumbuhan penjualan dengan berhasil memasarkan produk dari mulut ke mulut.

Terlepas dari kenyataan bahwa Tupperware dibuat oleh pebisnis laki-laki, para ibu dikaitkan dengan pemasarannya.

Selain tanggung jawab rumah tangga, metode pemasaran ini memungkinkan perempuan menghasilkan uang tambahan.

Baca Juga: Menghindari Tragedi Kematian Anak: Bahaya Perang Sarung Bagi Anak-Anak


Menurut ABC News, perusahaan Tupperware berada dalam penuruan finansial yang drastis karena bangkrut. Selama setahun terakhir, saham Tupperware mengalami penurunan hingga 90%.


Selanjutnya, New York Stock Exchange telah mengeluarkan peringatan bahwa saham Tupperware akan dikeluarkan dari daftar karena mereka gagal memberikan laporan tahunan yang diperlukan.


Neil Saunders, direktur pelaksana di pengecer GlobalData dan seorang analis ritel, mengklaim bahwa penurunan penjualan perusahaan juga membuat Tupperware dalam bahaya hingga terancam gulung tikar.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Anne Ardianti

Sumber: cnnindonesia.com

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Bisnismu Gitu-Gitu Aja ? Yuk Coba 7 Tips UMKM Ini!

Senin, 24 November 2025 | 10:36 WIB
X