Baca Juga: Cara membuat perangkap nyamuk biar tidur bisa nyenyak, pakai bahan bekas
Dalam acara ITIF 2023, Menparekraf Sandiaga turut mengajak peserta dan delegasi dari berbagai negara untuk bersama-sama berkontribusi dalam mengatasi perubahan iklim melalui inovasi dan kerjasama lintas sektor.
Ia berharap acara ini menjadi momentum untuk mencari solusi terbaik dalam mewujudkan pariwisata yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.
Menghadapi tantangan perubahan iklim bukanlah tugas yang dapat diselesaikan oleh satu pihak saja, melainkan memerlukan sinergi dan solidaritas dari semua pihak terlibat.
Baca Juga: Sup Tulang punya banyak manfaat kesehatan, salah satunya meningkatkan imun
Semoga dengan kesadaran dan aksi bersama, industri pariwisata dan ekonomi kreatif dapat menjadi motor penggerak dalam menjaga keindahan dan keseimbangan alam demi kesejahteraan generasi mendatang.
Penandatanganan Deklarasi Glasgow tentang Climate-Action dalam Industri Pariwisata pada Tahun 2022 Memperkuat Komitmen Kemenparekraf untuk Mencapai Tujuan Iklim
Pada tahun 2022, terjadi momen bersejarah ketika Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) menandatangani Deklarasi Glasgow tentang Climate-Action dalam Industri Pariwisata.
Baca Juga: Membangkitkan Jiwa Kepemimpinan Pelaku Parekraf: Program IDLP Menginspirasi di Berbagai Destinasi
Tindakan ini merupakan bukti nyata dari komitmen kuat Kemenparekraf untuk menyelaraskan kebijakan pariwisata dengan tujuan iklim global.
Salah satu langkah konkret yang diambil oleh Kemenparekraf adalah meluncurkan program mangrove di lima lokasi strategis di Indonesia.
Tempat-tempat ini mencakup Plataran Menjangan Taman Nasional Bali Barat, Mangrove Tembudan Berseri Berau Kalimantan Timur, Pantai Tiga Warna (Clungup Mangrove Conservation/CMC) Malang, Bukit Peramun Bangka Belitung, dan Taman Wisata Mangrove Klawalu Sorong (Papua Barat).
Baca Juga: Sukses dalam Setahun Program #NgeShortsBareng: 300 UMKM Diberdayakan oleh Menparekraf
Program ini merupakan wujud dedikasi dari Kemenparekraf dalam mencari solusi berbasis alam untuk meningkatkan ketahanan iklim.
“Penandatanganan Deklarasi Glasgow menjadi tonggak penting bagi Kemenparekraf dalam upaya menyelaraskan pariwisata dengan tujuan-tujuan iklim.
Artikel Terkait
Menparekraf Dorong Finalis AKI Kota Batam Mengekspansi Pasar dengan Gairahkan Ekonomi Lokal
Kementerian BUMN Menyediakan Solusi Terbaik untuk Kreditur Istaka Karya
Masa Depan Gemilang: Generasi Muda Penentu Ekonomi Indonesia!
Memahami Makna dan Pentingnya Dilestarikan: Tradisi 'Tepung Tawar' dalam Budaya Indonesia
Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno Mengangkat Pulau Penyengat sebagai Pusat Studi Budaya Melayu Islam Global
Sudah tahu belum? Patung Selamat Datang Jakarta dibuat di Sleman Yogyakarta, lho
Lezatnya Kuliner Batam ala Food Vlogger: Menparekraf Review Produk Peserta Workshop KaTa Kreatif
Menuju Indonesia Emas 2045: Peran Ekonomi Kreatif Menjadi Pilar Utama Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif
Sukses dalam Setahun Program #NgeShortsBareng: 300 UMKM Diberdayakan oleh Menparekraf
Membangkitkan Jiwa Kepemimpinan Pelaku Parekraf: Program IDLP Menginspirasi di Berbagai Destinasi