Sementara itu, PBNU akan menyalurkan kurma melalui Lazisnu, sedangkan Muhammadiyah akan mendistribusikannya lewat jaringan pengurus di seluruh Indonesia.
"Kami berharap bantuan ini dapat membawa keberkahan bagi masyarakat yang menjalankan ibadah puasa.
Kurma adalah makanan sunnah yang dianjurkan Nabi, sehingga ini menjadi bentuk dukungan moral dan spiritual bagi umat Muslim," tambah Kamaruddin.
Sebagai tanda apresiasi, Kemenag juga menyampaikan terima kasih kepada Kerajaan Arab Saudi atas hibah ini. "Kami berterima kasih kepada Pemerintah Arab Saudi atas amanah ini.
InsyaAllah, kami akan menyalurkannya dengan baik dan penuh tanggung jawab," pungkasnya.
Dengan adanya distribusi kurma ini, diharapkan Ramadan tahun ini semakin penuh keberkahan bagi seluruh umat Islam di Indonesia.***
Artikel Terkait
Kemenag kembangkan layanan Chatbot Alquran berbasis teknologi AI
Kemenag usulkan biaya haji 2024 naik jadi Rp105 juta, DPR RI pastikan tak memberatkan jemaah
Hak Angket Haji 2024, soal alokasi kuota tambahan Kemenag jelaskan begini
Masih banyak daerah tak maksimal manfaatkan dana bantuan pesantren, Kemenag ingatkan hal ini
Begini jawaban Kemenag soal 5 rekomendasi Pansus Angket Haji 2024 DPR RI
Biaya Haji 2025 Turun: Jemaah Cukup Bayar Rata-rata Rp55,43 Juta, Kemenag dan DPR Sepakati Penurunan BPIH
269 Ribu Guru Dapatkan Kesempatan Ikuti PPG Kemenag Mulai Maret 2025, Ini Syaratnya
BTPN Syariah Resmi Jadi Lembaga Keuangan Syariah Penerima Wakaf Uang, Kemenag: Langkah Strategis Perkuat Ekosistem Wakaf
Tidak Ada Sekolah Selama Ramadhan? Kemenag Memiliki Wacana untuk Meliburkan Sekolah Selama Ramadhan untuk Menyeimbangkan Ibadah dan Pembelajaran
1.000 Dai Kemenag Sambut Ramadan: Misi Dakwah ke Wilayah 3T dan Luar Negeri