Mengenang Brigjen Katamso dan Kolonel Sugiyono, pahlawan revolusi di Monumen Pahlawan Pancasila Kentungan

photo author
Syamsi Achdali, Warta Pesona
- Jumat, 29 September 2023 | 00:19 WIB
Bekas lubang kubur Brigjen Katamso dan Kolonel Sugiyono di Monumen Pahlawan Pancasila Kentungan Yogyakarta.  (Dok. WP)
Bekas lubang kubur Brigjen Katamso dan Kolonel Sugiyono di Monumen Pahlawan Pancasila Kentungan Yogyakarta. (Dok. WP)

Jenazah keduanya kemudian ditemukan pada 21 Oktober 1965, dan langsung dibawa ke Rumah Sakit DKT.

Sedari RS DKT, jenazah keduanya kemudian dibawa ke Markas Korem Yogyakarta, untuk diupacarakan secara militer.

Brigjen Katamso dan Kolonel Sugiyono kemudian dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kusumanegara Yogyakarta, pada tanggal 22 Oktober 1965.

Baca Juga: Pewarna alami Karmin dari serangga Cochineal, dipakai untuk kain hingga makanan dan minuman

Untuk mengenang peristiwa kelam itu, pada tahun 1988 Presiden Soeharto memerintahkan untuk membangun monumen di tempat kejadian tragis tersebut.

Monumen itu kemudian diresmikan pada tahun 1991 oleh Sri Paduka Paku Alam VIII, yang saat itu menjabat sebagai Gubernur DI Yogyakarta.

Kini, Monumen Pahlawan Pancasila Kentungan Yogyakarta menjadi saksi sejarah kelam peristiwa G30S PKI 1965 yang tidak terlupakan.

Untuk mengenang kedua pahlawan revolusi itu, upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila pada setiap tanggal 1 Oktober diadakan di Monumen Pahlawan Pancasila Kentungan.

Baca Juga: Sejak 2011 MUI sudah nyatakan pewarna Karmin dari serangga Cochineal halal digunakan, landasannya ini

Sementara itu, berbagai benda bersejarah tersimpan di Monumen Pahlawan Pancasila Kentungan Yogyakarta tersebut.

Bekas lubang kubur Brigjen Katamso dan Kolonel Sugiyono dipugar, dan tepat di atasnya diberi lambang Garuda Pancasila.

Monumen tersebut juga dilengkapi relief yang mengisahkan peristiwa pada saat itu. Dan, depan monumen berdiri tegak patung kedua pahlawan Pancasila tersebut.

Baca Juga: Bisnis reseller masih menjanjikan keuntungan, modal terukur dan mudah dilakukan, apa iya?

Sementara itu samping monumen, dibangun pula sebuah taman kecil dilengkapi replika dua buah mobil tank loreng, dan sebuah mobil Gaz warna coklat yang dahulu digunakan PKI untuk menculik kedua pahlawan tersebut.

Dua Mobil Tank itu dulu dipakai untuk mengangkut jenazah Brigjen Katamso dan Kolonel Sugiyono menuju peristirahatan terakhir di Taman Makam Pahlawan Kusumanegara Yogyakarta.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Anne Ardianti

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Dadan Hindayana Cs Dijebloskan ke Tahanan

Rabu, 3 Juni 2026 | 18:45 WIB
X