Jenazah keduanya kemudian ditemukan pada 21 Oktober 1965, dan langsung dibawa ke Rumah Sakit DKT.
Sedari RS DKT, jenazah keduanya kemudian dibawa ke Markas Korem Yogyakarta, untuk diupacarakan secara militer.
Brigjen Katamso dan Kolonel Sugiyono kemudian dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kusumanegara Yogyakarta, pada tanggal 22 Oktober 1965.
Baca Juga: Pewarna alami Karmin dari serangga Cochineal, dipakai untuk kain hingga makanan dan minuman
Untuk mengenang peristiwa kelam itu, pada tahun 1988 Presiden Soeharto memerintahkan untuk membangun monumen di tempat kejadian tragis tersebut.
Monumen itu kemudian diresmikan pada tahun 1991 oleh Sri Paduka Paku Alam VIII, yang saat itu menjabat sebagai Gubernur DI Yogyakarta.
Kini, Monumen Pahlawan Pancasila Kentungan Yogyakarta menjadi saksi sejarah kelam peristiwa G30S PKI 1965 yang tidak terlupakan.
Untuk mengenang kedua pahlawan revolusi itu, upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila pada setiap tanggal 1 Oktober diadakan di Monumen Pahlawan Pancasila Kentungan.
Sementara itu, berbagai benda bersejarah tersimpan di Monumen Pahlawan Pancasila Kentungan Yogyakarta tersebut.
Bekas lubang kubur Brigjen Katamso dan Kolonel Sugiyono dipugar, dan tepat di atasnya diberi lambang Garuda Pancasila.
Monumen tersebut juga dilengkapi relief yang mengisahkan peristiwa pada saat itu. Dan, depan monumen berdiri tegak patung kedua pahlawan Pancasila tersebut.
Baca Juga: Bisnis reseller masih menjanjikan keuntungan, modal terukur dan mudah dilakukan, apa iya?
Sementara itu samping monumen, dibangun pula sebuah taman kecil dilengkapi replika dua buah mobil tank loreng, dan sebuah mobil Gaz warna coklat yang dahulu digunakan PKI untuk menculik kedua pahlawan tersebut.
Dua Mobil Tank itu dulu dipakai untuk mengangkut jenazah Brigjen Katamso dan Kolonel Sugiyono menuju peristirahatan terakhir di Taman Makam Pahlawan Kusumanegara Yogyakarta.
Artikel Terkait
Wisata sejarah kemerdekaan RI di Museum Joang 45 Jakarta, mengenang jasa para pahlawan
Pameran Art the Fact 2.0 HUT ke-46 Museum Bahari Jakarta, angkat tema penyebaran budaya Austronesia
Sejarah lengkap Museum Bahari Jakarta yang kini berusia 46 tahun
Perahu Cadik Papua, koleksi masterpiece Museum Bahari Jakarta, didatangkan langsung dari Jayapura
Kota Haarlem di Belanda, kaya destinasi wisata bersejarah, dari museum hingga gereja tua
Wisata sejarah di Museum TNI AD Yogyakarta, mengenang perjuangan pahlawan merebut kemerdekaan RI
Dibuka untuk umum, inilah Museum dan Galeri SBY ANI di Pacitan Jawa Timur yang baru saja diresmikan
Kebakaran Hari Ini Melanda Museum Nasional Jakarta, Malam Ini Upaya Penyelamatan
Kisah Museum Nasional Indonesia: Kebakaran dan Koleksi Berharga yang Terancam