Sektor produktif terus memperoleh dukungan.
Likuiditas diperkuat.
Digitalisasi keuangan dipercepat.
Pembiayaan proyek strategis terus dikawal.
Ini bukan perilaku negara yang sedang menghadapi krisis.
Ini adalah perilaku negara yang sedang mempersiapkan kepemimpinan.
Dari negara tangguh menjadi jangkar dunia
Sejarah menunjukkan bahwa bangsa-bangsa besar tidak lahir karena berhasil menghindari badai.
Mereka menjadi besar karena belajar menavigasi badai.
Ketidakpastian global mungkin masih akan berlangsung.
Konflik geopolitik dapat terus berlanjut.
Harga energi akan tetap berfluktuasi.
Kondisi keuangan global mungkin akan tetap ketat.
Namun di tengah semua ketidakpastian tersebut, Indonesia sedang menghadapi sebuah peluang yang mungkin hanya datang sekali dalam satu generasi.
Kesempatan untuk menjadi lebih dari sekadar ekonomi yang tumbuh cepat.