Rantai pasok global sedang disusun ulang.
Ketahanan energi telah berubah menjadi isu geopolitik.
Dan dunia sedang mencari mitra yang dapat dipercaya.
Dalam konteks tersebut, peran Indonesia jauh melampaui Asia Tenggara.
Sebagai ekonomi terbesar ASEAN, anggota BRICS, serta negara yang secara konsisten menjalankan politik luar negeri bebas dan aktif, Indonesia menempati posisi yang sangat langka.
Indonesia dipercaya oleh Timur dan Barat.
Indonesia menjaga hubungan dengan seluruh kekuatan besar tanpa menjadi bagian dari salah satunya.
Di tengah dunia yang semakin terpolarisasi, netralitas strategis bukanlah sikap pasif.
Netralitas strategis adalah sumber daya.
Ia adalah leverage.
Posisi inilah yang memungkinkan Indonesia menjadi:
* jangkar stabilitas ASEAN;
* jembatan antara negara maju dan negara berkembang;
* tujuan investasi jangka panjang yang terpercaya;
* sekaligus salah satu suara utama Global South.
Artikel Terkait
Duta Besar Marc Gerritsen Akan Hadiri Menonton Bersama Piala Dunia 2026 di Ambon Antara Belanda Vs Swedia
Piala Dunia 2026: Portugal Ditahan Kongo
Daya Magis Bang Dodo Belum Aktif, Portugal Ditahan Kongo
Koboi Kalah Perang
Forum Wartawan Kebangsaan Desak Kapolri Kembalikan Rasa Aman