- Menebus dengan Membayar Fidyah
Jika seseorang tidak mampu melaksanakan puasa sama sekali karena alasan kesehatan atau kondisi tertentu lainnya, maka dapat menebusnya dengan membayar fidyah.
Fidyah ini berupa pembayaran sejumlah uang yang ditentukan sebagai ganti dari setiap hari puasa yang ditinggalkan.
Pembayaran fidyah ini dapat dilakukan dengan memberikan uang kepada orang yang membutuhkan atau lembaga-lembaga amal yang terpercaya.
Dalam Islam, melaksanakan puasa bulan Ramadhan merupakan salah satu ibadah yang sangat penting.
Baca Juga: Puasa Senin Kamis: Banyak Keutamaan Dan Pahala Yang Di Dapat!
Namun, terdapat beberapa kondisi yang dapat membuat seseorang tidak mampu melaksanakan puasa secara penuh.
Oleh karena itu, di atas telah disebutkan beberapa cara untuk mengganti puasa bulan Ramadhan.
Pertama-tama, bagi orang yang memiliki kondisi kesehatan tertentu yang membutuhkan pengobatan atau nutrisi yang cukup, dapat mengganti puasanya di waktu lain.
Hal ini sesuai dengan firman Allah SWT dalam surat Al-Baqarah ayat 185 yang menyebutkan, "maka siapa di antara kamu ada yang sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajiblah baginya berpuasa) sebanyak hari yang ditinggalkannya itu pada hari-hari yang lain."
Baca Juga: Lezat dan Manis, Klepon Pilihan Menu Takjil Buka Puasa yang Bikin Nagih
Dalam hal ini, seorang muslim yang tidak mampu berpuasa karena kondisi kesehatannya dapat menggantinya di waktu-waktu yang lain ketika kondisi tubuhnya sudah memungkinkan untuk berpuasa.
Kedua, bagi wanita yang sedang mengalami haid atau nifas, juga diperbolehkan untuk mengganti puasa di waktu lain setelah masa haid atau nifas berakhir.
Hal ini sesuai dengan hadis yang diriwayatkan oleh Aisyah RA, "Kami (para wanita) mengalami haid pada masa Rasulullah SAW. Lalu kami digariskan berbuka (dari puasa). Kemudian kami diperintahkan untuk mengganti puasa dan tidak diperintahkan untuk mengganti shalat."
Oleh karena itu, seorang wanita muslim yang sedang mengalami haid atau nifas dapat mengganti puasanya setelah masa haid atau nifas berakhir.
Ketiga, bagi orang yang berada dalam perjalanan jauh dan membutuhkan kekuatan untuk menjalankan aktivitasnya, dapat mengganti puasanya di waktu yang lebih memungkinkan untuk berpuasa.
Artikel Terkait
5 Rekomendasi Menu Sehat Berpuasa, Buka Puasa Ingat Dereten Menunya. Ada Sup Sayur di Nomor Ini
Mimpi Basah pada Siang Hari saat Berpuasa Ramadhan: Apakah Batal dan Perlu Membayar Utang Puasa?
Menyantap lezatan Kuliner Gorontalo Ala Menparekraf saat Buka Puasa:Menu Berbuka Puasa yang Menggoda Selera
Lezatnya Bubur Kanji Rumbi - Kuliner Khas Aceh untuk Berbuka Puasa di Bulan Ramadhan
Belum Mandi Wajib Saat Puasa, Puasanya Jadi Sah atau Tidak ?
Tips Puasa Sehat Ala Rasulullah SAW
Bagaimana Hukum Puasa Bagi Buruh dan Kuli Kasar ? Simak Penjelasannya
5 Tips Sehat Selama Puasa Ala Kemenkes, Ada Pola Dietnya Juga
Sehat Lahir dan Batin Berkat Puasa Ramadhan. Ini Hikmah dan Keutamaan Berpuasa Ramadhan
Menparekraf Sandiaga Uno: Tidak Ada Larangan Buka Puasa Bersama bagi Masyarakat Umum di Bulan Ramadan
Lezat dan Manis, Klepon Pilihan Menu Takjil Buka Puasa yang Bikin Nagih
Ramadhan di Premier League : Wasit Beri Jeda Waktu untuk Berbuka Puasa Bagi Pemain Muslim Saat Magrib Tiba
Kuliner Ramadhan: Rekomendasi tempat yang cocok untuk berbuka puasa bersama keluarga atau teman di Depok
Bagus Untuk Tubuh: Manfaat Kurma Sebagai Menu Buka Puasa!
Waktu Berbuka Puasa dan Waktu Shalat Magrib hari ini Sabtu, 15 April 2023 untuk Wilayah DKI Jakarta
Puasa Syawal: Meningkatkan Keimanan dan Ketakwaan. Simak dan Ikuti Keutamaan, Syarat dan Niat Puasa Syawal
Puasa Syawal: Apa itu, Bagaimana Hukumnya, Niatnya dan Apa Keutamaannya serta Apa Manfaat untuk Kesehatan?
Niat Puasa Senin Kamis, Doa Berbuka, dan Keutamaannya serta Bolehkah Digabung dengan Puasa Syawal? Ini Caranya
Puasa Senin Kamis: Banyak Keutamaan Dan Pahala Yang Di Dapat!
Keutamaan dan Manfaat Puasa Senin Kamis dalam Kehidupan Sehari-hari