Jagung alternatif pengganti beras, kandungan protein lebih tinggi, baik untuk penderita diabetes

photo author
Syamsi Achdali, Warta Pesona
- Rabu, 11 Oktober 2023 | 12:56 WIB
Jagung bisa menjadi pengganti beras dengan kandungan protein yang tinggi.  (Dok. WP)
Jagung bisa menjadi pengganti beras dengan kandungan protein yang tinggi. (Dok. WP)

WartaPesona.com - Jagung menjadi salah satu bahan pangan selain beras yang sudah familiar bagi masyarakat Indonesia.

Jauh sebelum ada isu ketahanan pangan, jagung sudah menjadi bahan pangan pokok kedua setelah beras di beberapa daerah di Indonesia.

Jagung bisa dibuat sebagai nasi jagung dan sudah menjadi kuliner khas di beberapa tempat di Jawa Timur.

Baca Juga: Prakiraan cuaca esok hari Rabu 11 Oktober 2023, kota mana yang berpotensi hujan?

Kini di tengah ancaman krisis pangan karena perubahan iklim, jagung bisa menjadi alternatif pertama bagi pengganti beras.

Dibandingkan dengan tanaman pangan lain pengganti atau pendamping beras, jagung juga lebih familiar bagi masyarakat di hampir seluruh wilayah Indonesia.

Di Maluku, bahkan jagung menjadi makanan pokok sehari-hari. Apalagi, kandungan protein jagung ternyata lebih banyak dari beras.

Baca Juga: Tips WhatsApp Business untuk memperluas pasar dan potensi penjualan, tak cukup buat katalog produk

Pustaka UNY menyebut kadar protein jagung sebesar 9,5 persen dan beras hanya 7,4 persen.

Selain itu juga mengandung serat pangan yang tinggi, di samping karbohidrat yang juga tinggi.

Kandungan mineral dan vitamin antara beras dan jagung juga hampir sama.

Sementara itu, jagung bisa diolah menjadi beberapa produk olahan bernilai ekonomi tinggi seperti susu jagung, corn flake, tortilla chips, mie jagung, dan tentu saja nasi jagung.

Baca Juga: Makna Logo PON Aceh Sumut 2024, ada gambar rencong, kain Songket Melayu dan Ulos Batak

Jagung yang sudah diolah menjadi nasi juga diketahui punya manfaat kesehatan yang tinggi.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Syamsi Achdali

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X