Sandiaga Uno Ajak Santri Berperan dalam Revolusi Digital Untuk Hadapi Tantangan Kedaulatan Pangan

photo author
Anne Ardianti, Warta Pesona
- Senin, 9 Oktober 2023 | 10:39 WIB
Sandiaga Uno bersama para Santri. (kemenparekraf.go.id)
Sandiaga Uno bersama para Santri. (kemenparekraf.go.id)

WartaPesona.com- Pondok Pesantren Babakan, Ciwaringin, Jawa Barat, menjadi saksi perhelatan penting pada tanggal 8 Oktober 2023. Menparekraf (Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif) Sandiaga Uno menghadiri acara Santri Digitalpreneur dengan misi besar: mewujudkan kedaulatan pangan melalui digitalisasi.

Di hadapan sekitar 15 ribu santri yang berkumpul, beliau mengajak mereka untuk berperan aktif dalam upaya mengatasi tantangan kedaulatan pangan di Indonesia.

Dalam pidatonya, Menparekraf Sandiaga Uno menyoroti potensi besar yang dimiliki oleh lebih dari 5 juta santri di seluruh Indonesia.

Baca Juga: Asian Games 2023 Hangzhou China ditutup meriah, Indonesia kumpulkan 36 medali, terbanyak perunggu

Menurutnya, santri bisa menjadi bagian integral dari ekosistem ekonomi yang memberikan solusi konkret untuk masalah kedaulatan pangan. "Santri harus bisa menciptakan solusi, karena ada 5 juta santri, ada 28 ribu pondok pesantren, salah satunya ada di sini.

Mari kita solusikan kedaulatan pangan karena kita perlu kedaulatan pangan yang cukup sehingga akhirnya kita tidak perlu banyak mengimpor produk-produk pangan kita.

Dengan santri digitalpreneur kita harapkan teknologi akan meningkatkan produksi pangan kita sehingga harga-harga akan murah," kata Menparekraf Sandiaga.

Baca Juga: Sejarah Patung Dirgantara Jakarta Selatan yang kini sedang jalani perawatan, dibuat oleh seniman patung Jogja

Program Santri Digitalpreneur Indonesia 2023 yang digelar di Pondok Pesantren Babakan bertujuan untuk mempersiapkan para santri agar mereka dapat berkontribusi dalam mengembangkan ekonomi digital, menciptakan lapangan kerja, dan meningkatkan kedaulatan pangan.

Para santri akan menjalani pelatihan konten kreator selama empat hari ke depan sebagai bagian dari program ini.

Menparekraf juga mengamati bahwa banyak santri yang memiliki potensi sebagai digitalpreneur.

Baca Juga: Berburu perhiasan mutiara di Kampung Sekarbela Ampenan Kota Mataram NTB, pastikan ada Sertifikat IG

Bahkan, ada santri yang sudah memiliki saluran YouTube sendiri dan aktif dalam pembuatan konten.

Menurutnya, menciptakan digitalpreneur di kalangan santri akan membuka peluang usaha baru dan menciptakan lapangan kerja di sektor digital.

"Santri yang sudah memiliki saluran sendiri tinggal dipoles sedikit lagi dengan bantuan supermentor Thariq Halilintar, maka akan bisa menjadi youtuber sukses," ujarnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Anne Ardianti

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Donald Trump: Kami Jadi Penjaga Selat Hormuz

Selasa, 14 Juli 2026 | 08:51 WIB
X